Stok Kosong, Wortel di Aimas Naik Jadi Rp25.000
Terpantau TribunSorong.com di Pasar Warmon harga cabai rawit dan cabai keriting naik.
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230404_pedagang-bumbu-daour.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Sejumlah bahan bumbu dapur kembali mengalami kenaikan harga selama Ramadan di Pasar Pagi Warmon Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.
Terhitung sudah 13 hari Ramadan berlangsung, bahan-bahan pokok dapur belum mengalami penurunan harga, justru hargannya masih terus meningkat.
Baca juga: Harga Bahan Pokok Penting Naik, Polres Sorong Selatan Bagikan Paket ke Warga
Terpantau TribunSorong.com di Pasar Warmon harga cabai rawit dan cabai keriting naik.
Cabai keriting Rp50.000 per kilogram (kg), sebelumnya Rp40.000.
Cabai rawit harganya naik jadi Rp60.000 dari sebelumnya Rp45.000.
Baca juga: Tempat Makan Enak di Sorong: Coba Datang ke Rumah Makan Sari Nanana, Harga Mulai Rp 15 Ribuan
Kenaikan harga ini berlangsung selama bulan puasa, ditambah dengan ketersedian cabai lokal tidak tersedia sehingga mengalami kenaikan harga.
"Bulan puasa sudah berjalan beberapa hari ini bahan bumbu dapur masih naik hargannya seperti cabai keriting, cabai rawit, wortel, tomat, sedangkan yang hargannya masih tetap itu hanya bawang," kata seorang pedagang, Sulastri, Selasa (4/3/2023).
Baca juga: Harga Telur di Pasar Remu Naik Terus selama Ramadan 1444 H, Jelang Lebaran Diprediksi Melonjak Lagi
Tomat saja yang kemarin dijual murah sekarang kata Sulastri sudah naik harganya.
Semula di Rp7.000 kini menjadi Rp12.000.
"Cabai memang kita jual mahal di bulan puasa karena cabai ini kita dapatnya dari Seram (Maluku), kita beli lagi baru kita jual kembali," ucapnya.
Bukan hanya cabai keriting, cabai rawit, dan tomat yang mengalami kenaikan harga bahkan wortel juga ikut naik.
Baca juga: Sempat Naik Seribu Rupiah, Segini Harga Beras di Kota Sorong
Berbeda dengan harga bawang yang kini masih tetap di harga Rp50.000, sedangkan bawang putih harganya masih sama Rp40.000.
"Bahkan wortel saja sekarang hargannya naik jadi Rp25.000 karena kemarin stok wortel kosong di pasar," tambahnya.
Wortel kata Sulastri didapatnya dari Manado jadi memang naik harganya.
“Selama puasa ini kita peroleh bahan-bahan bumbu dapur ini kebanyakan dari luar daerah ketimbang yang lokal,” pungkasnya.(tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)