Cuaca Ekstrem
Panas Ekstrem Landa Sorong, Berikut Penjelasan BMKG Stasiun DEO
Tak hanya itu, suhu di wilayah tersebut pun bergantung pada arah matahari gerak matahari yang tengah bergerak ke utara.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230426_sorong-city-bandara-deo.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Kantor Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Stasiun Domine Eduard Osok (DEO) Sorong mengeluarkan lagi peringatan suhu panas ekstrem di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Rabu (26/4/2023).
Perwakilan BMKG Stasiun DEO Sorong Rizky Umul Nisa Fadillah menjelaskan, awalnya BMKG pusat telah mengumumkan mengenai data terakhir cuaca panas ekstrem yang cenderung turun di Indonesia.
"Hanya saja cuaca ekstrem ini masih tetap sama, karena suhu di Sorong masih kisaran 32 hingga 33 derajat," ujarnya.
Baca juga: Cuaca Kota Sorong Hari Ini: Berawan hingga Hujan Ringan
Rizky Umul Nisa Fadillah menjelaskan, sinar ultraviolet atau UV di wilayah Sorong masih tetap bergantung pada tutupan awan di suatu wilayah.
Tak hanya itu, suhu di wilayah tersebut pun bergantung pada arah matahari gerak matahari yang tengah bergerak ke utara.
"Semua wilayah di Papua Barat Daya bergantung pada gerak awan, karena sinar UV ada di 33 derajat," jelasnya.
Baca juga: Pantai Saoka Rekomendasi Wisata Manarik Pas Libur di Kota Sorong
Rizky Umul Nisa Fadillah menyebut suhu panas ekstrem di Sorong mulai terasah sekira Pukul 12.00 WIT atau 10.00 WIB.
Suhu ekstrem di Kota Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, terasa sejak Selasa (25/4/2023), pukul 12.00 WIT hingga pukul 14.00 WIT.
"Biasanya (suhu, red) bisa mencapai puncaknya di kisaran 33 derajat," kata Fadillah.
Meski tren suhu panas ekstrem cenderung turun, Kota Sorong sebelumnya tercatat menembus 34 derajat.
Baca juga: George Yarangga Bawa Kabar Gembira, Warga Kota Sorong Harap Simak
Rizky Umul Nisa Fadillah menyarankan, warga Kota Sorong harus lebih banyak mengonsumsi air putih pasalnya cuaca ini tidak bisa diprediksi.
Kesaksian warga
Warga Kota Sorong Bernadus menyebut suhu panas ekstrem di Kota Sorong membuat dirinya sulit beristirahat.
"Panas ini biar malam pun kami tidak bisa tidur, malah saat pakai kipas angin tetap tambah keringat," ucapnya.
Ia mengaku, suhu ekstrem seperti ini baru pernah dirasakan selama di Sorong.
Biasanya, jika masuk pukul 16.00 WIT hingga 17.00 WIT, suhu di Kota Sorong mulai terasah dingin dan sejuk.
"Kami justru terganggu karena aktivitas hanya pukul 10.00 WIT, setelah itu pulang lantaran suhu terlalu ekstrem," katanya.
Sebelumnya, pihaknya berkebun hingga pukul 16.00 WIT, baru pulang ke rumah, namun berbeda dengan saat ini.(tribunsorong.com/safwan ashari)