Kisruh MRPBD
Panitia Pemilihan MRPBD Janji Perjuangkan Hak Kultur Perempuan Moi Sorong
Meski tetap dilanjutkan, dirinya berjanji akan memperhatikan hak dan aspirasi dari perempuan Moi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230517_Ketua-Panitia-Pemilihan-MRPBD-Hanike-Minimal-menemui-perempuan-moi-pengunjuk-rasa.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Panitia Pemilihan Majelis Rakyat Papua Barat Daya (MRPBD) siap mengawal aspirasi perempuan Moi di Kota Sorong, Rabu (17/5/2023).
"Kami tetap akan menerima proses yang sudah masuk ke Panitia Pemilihan MRPBD," ujar Ketua Panitia Pemilihan MRPBD Hanike Minimal kepada awak media.
Baca juga: BREAKING NEWS: Lagi, Perempuan Moi Sorong Unjuk Rasa Tuntut Hak di Seleksi MRPBD
Meski tetap dilanjutkan, dirinya berjanji akan memperhatikan hak dan aspirasi dari perempuan Moi.
selain itu mengawal dan memperjuangkan hak kultur perempuan Moi.
Sebelumnya, perempuan Moi mendesak Panitia Pemilihan MRPBD segera menggugurkan calon anggota MRPBD di Sorong di luar Suku Malamoi.
Baca juga: Polresta Sorong Kota Kerahkan 100 Personel Termasuk Polwan Amankan Demo Perempuan Moi
Desakan tersebut disampaikan Kepala Biro Perempuan Moi, LMA Malamoi Barbalina Osok seusai demontrasi di Gedung Samusiret, Kota Soron.
"Kami minta agar perempuan Maybrat yang ikut seleksi lewat kuota Kota Sorong, harus segera digugurkan," ujar Barbalina Osok kepada TribunSorong.com, Rabu (17/5/2023).
Baca juga: Perempuan Moi Kalungkan Kain Keramat ke Ketua Pemilihan MRPBD, Barbalina osok: Itu Bisa Jadi Kutukan
Diduga perempuan tersebut masuk di wilayah adat Moi dan tidak mengikuti seleksi anggota MRPBD sejak awal.
Selain itu, Barbalina menegaskan, anggota MRPBD jalur perempuan di Kota Sorong sepenuhnya adalah hak srikandi Moi.
"Kami punya anak Moi ada tiga yang sudah lolos itu tetap, dan bagi satu perempuan Maybrat harus digugurkan," ujarnya.
Baca juga: Perempuan Moi Sorong Tuding Panitia Seleksi MRPBD Tak Hormati Hak Kultur Suku Malamoi
Ia berharap, panitia pemilihan MRPBD harus bisa melihat hak sulung dari perempuan Moi dalam seleksi.
Barbalina Osok juga meminta panitia harus segera mengeluarkan surat pernyataan agar menggugurkan perempuan di luar Moi dalam seleksi MRPBD Kota Sorong. (tribunsorong.com/safwan ashari)