Sabtu, 13 Juni 2026

Literasi Papua Selatan

Anak Tidak Sekolah di Papua Selatan Terbanyak Ketiga se Indonesia

Data itu diambil dari hasil asesmen ATS yang dilakukan lembaga United Nations International Children's Emergency Fund (Unicef) Papua.

Tayang:
Penulis: AMALIA PURNAMA SARI | Editor: Milna Sari
zoom-inlihat foto Anak Tidak Sekolah di Papua Selatan Terbanyak Ketiga se Indonesia
Tribun-Papua.com/Marselinus Labu Lela
Tampak pojok baca yang di suport oleh Unicef dan Yayasan Berkat Lestari di SD Peduli Papua, Kabupaten Mimika, Jumat (14/4/2033). 

TRIBUNSORONG.COM - Provinsi Papua Selatan berada di masuk tiga besar jumlah Anak Tidak Sekolah (ATS) se Indonesia.

Data itu diambil dari hasil asesmen ATS yang dilakukan lembaga United Nations International Children's Emergency Fund (Unicef) Papua.

Hal itulah yang mendasari Yayasan Berkat Lestari berkolabirasi bersama Unicef Papua memberikan stimulan guna menurunkan angka ATS di Provinsi Papua Selatan. 

Baca juga: 5 Bulan Gaji Guru PPPK Tersendat, Pj Gubernur Papua Barat Daya: Kepala Daerah Harus Kreatif

Yayasan ini bergerak pada bidang pendidikan dan pemenuhan hak-hak anak.

"Mengetahui besarnya jumlah anak tidak sekolah tersebut yang datang dari manapun studinya, kita berusaha menggandeng pemerintah daerah dalam hal ini provinsi Papua Selatan, apa yang bisa kita lakukan, " ucap Direktur Yayasan Berkat Lestari Dwi Utari, saat diwawancarai TribunSorong.com, Rabu (17/5/2023). 

Baca juga: Kadis Pendidikan Kornelius Kambu, Kami Sebagai Staf Siap Dukung Pj.Bupati Maybrat Tuntaskan Literasi

Kolaborasi lintas sektor yang dilakukan tersebut diharapkan dapat menggerakkan pemerhati pendidikan lainnya untuk membangun dunia pendidikan di Provinsi Papua Selatan.  

"Kerja sama kami bersama Unicef Papua, intervensinya bukan hanya mendata anak lalu mengembalikan ke sekolah, tetapi melihat akar permasalahan apa yang membuat anak tersebut tidak sekolah," ungkapnya. 

Mencari sumber permasalahan anak tidak sekolah dan menyikapi secara bersama-sama, juga akan dilakukan kepada anak sekolah berkebutuhan khusus agar pendidikan menjadi hak semua anak, dan bukan hanya untuk anak tertentu.

Baca juga: Diikuti Tujuh Kampus, Unimuda Sorong dan Unicef Gelar Pelatihan Literasi Pendidikan Insklusif

Sejumlah program akan dilakukan agar masyarakat sadar bahwa ank bersekolah itu penting, karena anak-anak adalah generasi penerus Papua Selatan

"Kolaborasi berkesinambungan perlu dilakukan secara bersama-sama, tidak bisa hanya Yayasan kami saja, masing-masing pihak yang punya kepedulian terhadap anak untuk berkolabirasi," tutupnya. (*)

Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul "Provinsi Papua Selatan Urutan 3 Anak Tidak Sekolah di Indonesia"

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Update Jadwal & Skor
Grup B - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 02:00 WIB
Canada
Kanada
1 - 1
Bosnia
Bosnia
Grup D - Matchday 1
Sabtu, 13 Juni 2026 | 08:00 WIB
United States
Amerika Serikat
VS
Paraguay
Paraguay
Lihat Selengkapnya
Semua Jadwal Laga

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved