Jumat, 24 April 2026

Merah Putih 78 Meter Terbentang di Pesisir Pantai Pulau Terluar Indonesia, Peran Aktif Jaga NKRI

Bendera merah putih sepanjang 78 meter terbentang di pesisir Pulau Fani, Distrik Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya Senin (21/8/20

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Petrus Bolly Lamak | Editor: Intan
zoom-inlihat foto Merah Putih 78 Meter Terbentang di Pesisir Pantai Pulau Terluar Indonesia, Peran Aktif Jaga NKRI
TRIBUNSORONG.COM/PETRUS BOLLY LAMAK
Pembentangan bendera merah putih sepanjang 78 meter di Pulau Fani, Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya Senin (21/8/2023). 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Bendera merah putih sepanjang 78 meter terbentang di pesisir Pulau Fani, Distrik Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya Senin (21/8/2023).

Pembentukan merah putih ini merupakan program Pemerintah Provinsi (Pemprov) Papua Barat Daya dalam rangka bulan Kemerdekaan.

Awalnya, bendera sepanjang 78 meter itu diserahkan oleh masyarakat sekitar Kepulauan Ayau kepada Paskibraka Provinsi Papua Barat Daya.

Penyerahan bendera itu diiringi dengan musik saling tambur dan tarian dari masyarakat setempat.

Baca juga: Diduga Grogi, Bupati Maluku Tengah Serahkan Bendera Serta Petinya ke Paskibraka, Mik Nyaris Jatuh

Usai diserahkan, Paskibraka langsung membawa bendera ke pesisir pantai lalu diserahkan kepada tiga anggota satgas Pulau Fani untuk dibenarkan di pantai.

Penjabat Gubernur Mohammad Musa'ad bersama forkopimda dan pejabat TNI-Polri memberikan penghormatan kepada bendera merah putih.

Penjabat Gubernur Mohammad Musa’ad mengatakan, semua elemen bertanggung jawab menjaga keutuhan NKRI.

Pembentangan bendera merah putih sepanjang 78 Meter di Pulau Fani
Pembentangan bendera merah putih sepanjang 78 meter di Pulau Fani, Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya Senin (21/8/2023).

Sejengkalpun tidak boleh diganggu oleh orang lain kita semua bertanggung jawab menjaga NKRI.

"Supaya Pulau Fani yang merupakan pulau terluar Indonesia ini tetap menjadi bagian yang tidak terpisahkan dengan NKRI," katanya kepada TribunSorong.com.

Mohammad Musa’ad bilang, kehadiran pemerintah guna menunjukan solidaritas bangsa dan mengirkarkan kembali komitmen kita menjaga kesatuan NKRI.

Kemudian melihat langsung kondisi Pos TNI yang ada di tempat ini supaya ke depan tetap bersinergi memberi kenyamanan di Pulau terluar.

Pj Gubernur Mohammad Musa’ad saat berkunjung ke Pulau Fani, Distrik Kepulauan Ayau
Pj Gubernur Mohammad Musa’ad saat berkunjung ke Pulau Fani, Distrik Kepulauan Ayau, Kabupaten Raja Ampat Senin (21/8/2023).

"Harus diberi fasilitas cukup kepada TNI yang menjaga di Pulau Fani, " ujarnya.

Baca juga: Meski Diguyur Hujan, Upacara Pengibaran Bendera HUT ke-78 RI di Raja Ampat Berjalan Khidmat

Pembentangan bendera ucapnya, juga menjadi bukti kehadiran pemerintah ke Pulau Fani dan lebih penting melihat langsung warga sekitar.

Untuk itu, Pj Gubernur memberikan apresiasi dan terima kasih kepada masyarakat dan Satgas TNI AL yang sudah menjaga sekaligus mengabdikan diri di Pulau terluar Indonesia.

"Sebagai simbol kita akan membentangkan bendera merah putih di Pulau Fani sepanjang 78 meter," pungkad dia. (Tribunsorong.com/petrus bolly lamak)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved