Kecantikan
Gusi Belakang Bengkak, Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
Biasanya peradangan gusi ini terjadi pada gusi dari gigi geraham bungsu paling belakang.
Penulis: Ilma De Sabrini | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20231030_gusi-bengkak.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Sakit di gigi maupun gusi bengkak tentu membuat rasa tidak nyaman, seperti sulit menyunyah dan menelan.
Dilansir dari Halodoc.com infeksi pada jaringan lunak (gusi) di sekitar mahkota gigi yang sebagian terimpaksi disebut dengan perikoronitis.
Biasanya peradangan gusi ini terjadi pada gusi dari gigi geraham bungsu paling belakang.
Kondisi gigi bungsu yang tidak normal bisa menjadi penyebab ternyadinya bengkak pada gusi bagian belakang.
Hal itu menyebabkan makanan mudah terselip di bawah gusi belakang, sehinga memudahkan bakteri masuk, menginfeksi gusi, kemudian menyebabkan peradangan.
Akibatnya seseorang yang gusi belakangnya bengkak akan merasakan nyeri saat menelan, pusing, dan sakit saat membuka mulut.
Berikut tips mengurangi rasa sakit pada gusi bengkak yang dihimpun Tribunsorong.com:
1. Berkumur dengan Air Garam
Caranya adalah siapkan segelas air hangat dan masukkan sejumput garam dalam air hangat.
Kemudian, aduk dan gunakan air tersebut untuk berkumur selama 15-30 detik.
Garam dalam air hangat itu dapat mencegah pertumbuhan bakteri.
2. Kompres Hangat dan Dingin
Cara ini juga dianggap ampuh dalam mengurangi rasa nyeri pada gusi bengkak.
Caranya yaitu siapkan handuk bersih, kemudian masukkan ke dalam air hangat lalu Anda peras.
Anda tempelkan handuk itu ke pipi tempat lokasi gusi bengkak.
Ingat kompres dari luar, jangan memasukkan handuk itu langsung ke rongko mulut.
Kompres selama kurang lebih 5 menit.
Selain kompres hangat, opsi kompres dingin dapat juga Anda lakukan.
Caranya sama seperti tadi, hanya saja airnya diganti dengan air dingin atau anda bisa membungkus sebuah es dan bungkus dengan handuk.
Tempelkan kompres dingin ke pipi tempat lokasi gusi bengkak.
Lakukan kompres selama 5 menit.
Anda dapat melakukan pengompresan panas atau dingin sebanyak 3 kali sehari.
3. Jahe
Jahe dipercaya memimiliki manfaat seperti antiinflamasi dan antibakteri.
Gingerol yang terkandung dalam jahe dapat mencegah pertumbuhan bakteri.
Jika gusi Anda bengkak parut halus jahe, tambahkan sejumput garam, aduk rata pada wadah.
Setelah tercampur oleskan parutan jahe yang sudah diberi garam pada area gusi yang bengkak.
Diamkan selama kurang lebih 10 menit, kemudian kumur dengan air bersih.
4. Bawang Putih
Dalam bawang putih terdapat zat yang bermanfaat sebagai antiseptik, sehingga dipercaya dapat mengurasi rasa nyeri pada gusi bengkak.
Caranya adalah Anda haluskan bawang putih, kemudian tambahkan sejumput garam.
Aduk kedua bahan itu, kemudian tempelkan pada gusi yang bengkak.
Diamkan selama lima hingga 10 menit, kemudian kumur dengan air bersih.
5. Paracetamol
Paracetamol adalah obat yang dapat meredakan rasa nyeri atau demam.
Paracetamol juga aman dikonsumsi oleh ibu hamil yang mengalami pembengkakan gusi.
Obat ini membantu mempercepat proses peradangan, sehingga gusi yang bengkak akan berangsur kempis.
Pastikan sebelum mengonsumsi obat ini Anda telah makan dan perut dalam keadaan sudah terisi oleh makan.
Jika gusi Anda tak kunjung mengempis dan nyerinya bertambah sakit, maka segera konsultasikan dengan dokter gigi. (tribunsorong.com/ilma de sabrini)