Demam Berdarah di Sorong
Cegah Demam Berdarah, 420 Rumah Warga di Perumahan KPR Cenderawasih Di-fogging
Dinkes Kabupaten Sorong melalui petugas kesehatan Puskesmas Malawele, menggelar penyemprotan obat nyamuk anti demam berdarah atau fogging.
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Ilma De Sabrini
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20231212_pogging-focus-di-kabupaten-sorong.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Sorong melalui petugas Puskesmas Malawili melaksanakan penyemprotan obat nyamuk anti demam berdarah dengue (DBD) atau fogging di kompleks Perumahan KPR Cenderawasih, Aimas, Papua Barat Daya, Selasa (12/12/2023).
Kegiatan itu juga melibatkan tim dari Kantor Kesehatan Kelas III dan Kantor Kesehatan Pelabuhan Wilayah Arar, serta Tim Health Quarantine Sorong.
Dari data Dinkes Kabupaten Sorong, total kasus DBD per 12 Desember 2023 sebanyak 76 kasus dan tidak ada penderita yang meninggal.
Baca juga: Topang Dapur Gizi Kota Sorong, Dinkes PPKB Papua Barat Daya Suplai Uang Tunai Rp240 Juta
Kabid P2P Dinas Kesehatan Kabupaten Sorong Agustinus Wabia mengatakan fogging dalam rangka menekan kasus DBD ini sudah dua kali dilaksanakan.
“DBD pada 2023 ini ada 76 kasus, dimana Distrik Aimas sekitar 48 kasus atau 63 persen. Kami juga fogging focus di beberapa wilayah mulai dari Distrik Segun hingga ke Distrik Aimas,” katanya.
Baca juga: Percepat Penurunan Stunting, Dinkes Papua Barat Daya Bina Kader Motivator Kadarzi
Terdapat beberapa wilayah yang menjadi perhatian yaitu mulai dari Kelurahan Malawele, Kelurahan Malawili hingga Mariat Pantai yang sudah dilalui pada tahap siklus pertama fogging focus.
Agustinus juga menjelaskan, tujuan program ini guna memutus mata rantai demam berdarah (DBD) di Kabupaten Sorong yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti sebagai nyamuk pembawa virus dengue .
"Melalui fogging focus ini dikhususkan membunuh nyamuk-nyamuk dewasa, sedangkan jentik-jentiknya ada kegiatan tersendiri seperti pemberantasan sarang nyamuk,” katanya.
Baca juga: Dinkes Dorong Ormas Tingkatkan Layanan dan Pembinaan KB di Papua Barat Daya
Selain fogging, upaya pengendalian yang dilakukan meliputi, penyuluhan, pemberantasan sarang nyamuk (PSN), larvasida, pemantaun/surveilans aktif berkelanjutan, serta pelacakan kasus tambahan dengan RDT Combo DBD.
Sementara itu, Pengelola Program Surveilans dan Program DBD Tingkat Kabupaten Sorong Maya Ongge menambahkan, sasaran dari kegiatan yaitu pengasapan 420 rumah yang berada di perumahan KPR Cenderawasih Aimas yang juga merupakan kegiatan fogging focus siklus kedua.
“Dimana asap ini berupa racun insektisida yang dapat membunuh nyamuk demam berdarah. Hal itu juga mencegah gigitan pada manusia, sehingga menyebabkan terjadinya demam berdarah,” katanya.
Epidemiolog Kesehatan Ahli Muda itu juga berharap agar masyarakat dapat memiliki pengetahuan yang lebih baik dalam menjaga lingkungan dan dapat menutup tempat-tempat yang menjadi perindukkan nyamuk demam berdarah. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)