Arti Kata
Apa Arti Kata Tone Deaf? Bahasa Gaul Viral di Media Sosial, Perhatikan Ciri-cirinya
Berikut arti kata tone deaf, istilah viral digunakan di media sosial, gambarkan sosok seperti ini.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230913_Arti-kata-yang-tengah-viral-di-TikTok-arti-kata-wir.jpg)
TRIBUNSORONG.COM - Berikut arti kata tone deaf, istilah viral digunakan di media sosial, gambarkan sosok seperti ini.
Berbagai trend muncul di media sosial seperti di Twitter X, TikTok, Instagram, WhatsApp dan YouTube.
Trend gaya hidup menjadi topik yang cukup sering dibicarakan, termasuk terkait karakter seseorang dalam pergaulan.
Istilah ini belakangan ramai digunakan untuk menggambarkan seseorang yang dianggap tidak peka terhadap situasi atau isu yang sedang terjadi.
Baca juga: Apa Arti Kata Sabeb? Bahasa Gaul Viral di Media Sosial Digunakan Gen Z, Perhatikan Konteksnya
Namun, secara harfiah, tone deaf berarti tuli nada. Istilah ini berasal dari dunia musik untuk menggambarkan orang yang tidak memiliki kemampuan untuk membedakan nada atau menyanyikan nada dengan tepat.
Arti Tone Deaf
Melansir laman Dictionary dan Cambridge Dictionary, tone deaf memiliki beberapa arti.
Secara harfiah, tone deaf ini digunakan dalam konteks musik untuk menggambarkan seseorang yang tidak mampu membedakan antara berbagai nada atau suara. Misalnya, "Saya tone deaf, jadi saya kesulitan menyanyikan nada yang benar."
Secara umum, tone deaf juga digunakan secara kritis untuk menggambarkan penyanyi yang buruk atau tidak berpengalaman, meskipun mereka sebenarnya mungkin bisa membedakan suara dengan baik.
Tone deaf juga bisa digunakan sebagai kiasan untuk menggambarkan seseorang yang tidak peka atau tidak acuh terhadap pendapat atau preferensi publik, terutama ketika mereka melakukan sesuatu yang mengganggu banyak orang.
Istilah ini juga sering digunakan untuk menjelaskan tindakan atau kata-kata orang-orang tersebut.
Secara khusus, tone deaf digunakan untuk menggambarkan seseorang yang tidak peka atau tidak peduli terhadap emosi atau kesulitan orang lain.
Misalnya, "Artis itu meminta maaf atas komentarnya yang terkesan tone deaf terhadap para korban di Palestina."
Baca juga: Apa Arti Kata Broadband dan Dedicated Internet? Istilah Kerap Digunakan Tapi Masih banyak yang Salah
Sejarah awal istilah Tone Deaf
Istilah ini pertama kali muncul pada tahun 1890-an, kata ini sebenarnya gabungan dari tone, yang artinya nada musik, dan deaf, yang artinya tak bisa mendengar sebagian atau sepenuhnya (tuli).