Arti Kata
Apa Arti Kata Language Delay? Gangguan Bicara yang Dialami Anak, Beda dengan Speech Delay
Berikut arti kata languange delay, gangguan yang dialmi pada anak, ibu dan ayah wajib tahu.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20240606_Ilustrasi-language-delay-dan-penyebab.jpg)
TRIBUNSORONG.COM - Berikut arti kata languange delay, gangguan yang dialmi pada anak, ibu dan ayah wajib tahu.
Berbagai trend muncul di media sosial seperti di Twitter X, TikTok, Instagram, WhatsApp dan YouTube.
Trend gaya hidup menjadi topik yang cukup sering dibicarakan, termasuk terkait isu-isu parenting.
Berbagai topik dibahas oleh ahlinya di berbagai platform media sosial untuk memberikan pemahaman yang lebih baik.
Pembahasan language delay menjadi topik menarik yang diperbincangkan oleh para ibu dan bapak.
Baca juga: Apa Arti Kata NPD? Gangguan Kepribadian Merasa Diri Paling Penting, Sosok Manipulatif Penuh Dengki
Berbeda dengan speech delay, berikut arti kata language delay dan penyebabnya.
Apa Itu Language Delay?
Mengutip Health Line, language delay atau keterlambatan bahasa merupakan suatu gangguan komunikasi yang dialami anak di bawah lima tahun (balita).
Kemampuan anak berkomunikasi dianggap berkembang baik jika bisa berbicara sesuai dengan milestone usianya.
Language delay ditandai dengan kesulitan anak dalam mengekspresikan dirinya dan memahami orang lain.
Adapun gejala language delay pada anak berdasarkan usianya adalah sebagai berikut:
1. Tidak mengoceh pada usia 15 bulan dan tidak bicara ketika sudah berumur 2 tahun.
2. Belum dapat berbicara dalam kalimat pendek di usia 3 tahun.
3. Sulit mengikuti instruksi, serta buruk dalam mengucap kata (artikulasi).
4. Kesulitan menyusun kata-kata dalam kalimat, atau menghilangkan kata-kata dalam kalimat.
Baca juga: Apa Arti Kata Sokab, TBH, Manifesting, Dejavu? Bahasa Gaul Viral di Medsos, Perhatikan Konteksnya
Penyebab Language Delay
Keterlambatan bahasa pada anak dapat terjadi karena sejumlah penyebab, antara lain:
1. Gangguan pendengaran
Anak-anak yang memiliki gangguan pendengaran biasanya juga memiliki gangguan bahasa.
Jika mereka tidak bisa mendengar bahasa, belajar berkomunikasi bisa sulit untuk dilakukan.
2. Autisme
Meskipun tidak semua anak dengan autisme mengalami keterlambatan bahasa, kondisi ini sering memengaruhi kemampuan mereka berkomunikasi.
3. Disabilitas intelektual
Berbagai disabilitas intelektual dapat menyebabkan keterlambatan bahasa, misalnya disleksia.
4. Masalah psikososial
Masalah psikososial juga dapat menyebabkan keterlambatan bahasa. Misalnya, ketika anak sering diabaikan oleh orang tuanya.
Perbedaan Language Delay dengan Speech Delay
Sebelum membedakan di antara keduanya, Kawan Puan harus tahu dulu apa yang dimaksud dengan speech (ucapan) dan language (bahasa).
Mengutip Kids Health, speech adalah ekspresi verbal dari bahasa yang mencakup artikulasi (cara seseorang membentuk suara dan kata-kata).
Sementara language, yaitu bagaimana kita memberikan dan mendapatkan informasi melalui komunikasi.
Komunikasi dalam hal ini meliputi komunikasi verbal, nonverbal (seperti bahasa isyarat), dan tulisan.
Kemampuan berbahasa melibatkan pemahaman dan bagaimana membuat orang lain memahami kita.
Pada anak dengan language delay, mereka bisa mengucapkan kata-kata dengan baik, tapi hanya bisa menggabungkan dua kata.
Anak yang mengalami speech delay atau keterlambatan bicara mungkin menggunakan kata-kata atau frase untuk mengungkapkan sesuatu, tetapi sulit dipahami.
Sederhananya, speech delay ialah kondisi saat anak belum bisa mengucapkan kata-kata dengan jelas seperti teman-teman seusianya.
Sedangkan language delay merujuk pada kondisi di mana anak belum dapat berkomunikasi atau menggunakan kosakata yang dimilikinya dengan baik.
Artikel ini telah tayang di parapuan.co dengan judul : Mengenal Language Delay pada Anak, Apa Bedanya dengan Speech Delay?
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.