Selasa, 9 Juni 2026

Pariwisata Raja Ampat

Penerapan Wisata Rendah Karbon akan Dimulai dari Raja Ampat

Hal itu dilakukan agar pelaku usaha wisata di Raja Ampat bersama membantu pemerintah untuk menjaga sampah agar tidak berserakan di laut.

Tayang:
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Penerapan Wisata Rendah Karbon akan Dimulai dari Raja Ampat
TRIBUNSORONG.COM/WILLWM OSCAR MAKATITA
Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya Yusdi Lamatenggo. 

TRIBUNSORONG.COM, WAISAI – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya Yusdi Lamatenggo menyebutkan Raja Ampat akan diterapkan sebagai pariwisata rendah karbon.

Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang di Raja Ampat, Rumah Warga Terendam, Kantor Kampung Tertimpa Pohon

Itu disampaikan usai dirinya membawakan materi pada kegiatan sosialisasi Sistem Registrasi Wisatawan (Sipari) dan Dukungan Pembangunan Bandar Udara Perairan di Misool Selatan di Waisai, Selasa (5/8/2024).

Menurut Yusdi, materi tentang sharing penerapan wisata rendah karbon di Papua Barat Daya termasuk Raja Ampat sangat penting disampaikan kepada para pelaku usaha wisata.

Baca juga: Ruas Jalan Warsambin-Lopintol Tertimbun Longsor, BPBD Raja Ampat Kirim Eksavator Buka Akses

Hal itu dilakukan agar pelaku usaha wisata di Raja Ampat bersama membantu pemerintah untuk menjaga sampah agar tidak berserakan di laut.

"Materi yang saya bawakan yaitu sharing tentang bagaimana penerapan wisata rendah karbon di Provinsi Papua Barat Daya khususnya peran para pelaku usaha wisata di Raja Ampat,” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat itu.

Yusdi menjelaskan, trend pariwisata saat ini lebih mengarah pada pariwisata berbasis rendah karbon.

“Jadi sekarang trend global itu lebih mengarah ke pariwisata yang rendah karbon,” jelas Yusdi.

Baca juga: Momen KASAL Minta Foto dengan Serka Cristian Suu Menarik Perhatian saat Kunker di Raja Ampat

Ia menyebut pariwisata rendah karbon akan diterapkan di Kabupaten Raja Ampat sehingga menjadi contoh bagi daerah lain di Papua Barat Daya dan Indonesia.

“Raja Ampat salah satu daerah yang akan kami coba terapkan paket-paket wisata yang rendah karbon,” ujarnya.

Baca juga: Kunker ke Raja Ampat, KASAL Pantau 1.000 Pelajar Makan Siang Begizi, Uji Coba Program Prabowo-Gibran

Kabupaten Raja Ampat, lanjut dia, merupakan destinasi pariwisata kelas dunia sehingga ada beberapa program pariwisata rendah karbon. 

“Kami berencana menerapkan beberapa program guna mendukung pariwisata rendah karbon di Raja Ampat,” pungkas dia. (tribunsorong.com/willem oscar makatita)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved