Pariwisata Raja Ampat
Penerapan Wisata Rendah Karbon akan Dimulai dari Raja Ampat
Hal itu dilakukan agar pelaku usaha wisata di Raja Ampat bersama membantu pemerintah untuk menjaga sampah agar tidak berserakan di laut.
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20240808_Kepala-Dinas-Pemuda-Olahraga-dan-Ekonomi-Kreatif-Papua-Barat-Daya-Yusdi-Lamatenggo.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, WAISAI – Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Ekonomi Kreatif Papua Barat Daya Yusdi Lamatenggo menyebutkan Raja Ampat akan diterapkan sebagai pariwisata rendah karbon.
Baca juga: Hujan Disertai Angin Kencang di Raja Ampat, Rumah Warga Terendam, Kantor Kampung Tertimpa Pohon
Itu disampaikan usai dirinya membawakan materi pada kegiatan sosialisasi Sistem Registrasi Wisatawan (Sipari) dan Dukungan Pembangunan Bandar Udara Perairan di Misool Selatan di Waisai, Selasa (5/8/2024).
Menurut Yusdi, materi tentang sharing penerapan wisata rendah karbon di Papua Barat Daya termasuk Raja Ampat sangat penting disampaikan kepada para pelaku usaha wisata.
Baca juga: Ruas Jalan Warsambin-Lopintol Tertimbun Longsor, BPBD Raja Ampat Kirim Eksavator Buka Akses
Hal itu dilakukan agar pelaku usaha wisata di Raja Ampat bersama membantu pemerintah untuk menjaga sampah agar tidak berserakan di laut.
"Materi yang saya bawakan yaitu sharing tentang bagaimana penerapan wisata rendah karbon di Provinsi Papua Barat Daya khususnya peran para pelaku usaha wisata di Raja Ampat,” ujar mantan Kepala Dinas Pariwisata Raja Ampat itu.
Yusdi menjelaskan, trend pariwisata saat ini lebih mengarah pada pariwisata berbasis rendah karbon.
“Jadi sekarang trend global itu lebih mengarah ke pariwisata yang rendah karbon,” jelas Yusdi.
Baca juga: Momen KASAL Minta Foto dengan Serka Cristian Suu Menarik Perhatian saat Kunker di Raja Ampat
Ia menyebut pariwisata rendah karbon akan diterapkan di Kabupaten Raja Ampat sehingga menjadi contoh bagi daerah lain di Papua Barat Daya dan Indonesia.
“Raja Ampat salah satu daerah yang akan kami coba terapkan paket-paket wisata yang rendah karbon,” ujarnya.
Baca juga: Kunker ke Raja Ampat, KASAL Pantau 1.000 Pelajar Makan Siang Begizi, Uji Coba Program Prabowo-Gibran
Kabupaten Raja Ampat, lanjut dia, merupakan destinasi pariwisata kelas dunia sehingga ada beberapa program pariwisata rendah karbon.
“Kami berencana menerapkan beberapa program guna mendukung pariwisata rendah karbon di Raja Ampat,” pungkas dia. (tribunsorong.com/willem oscar makatita)
| Dorong Kemajuan Pariwisata, Pemkab Raja Ampat Dukung Pembangunan Bandara Perairan di Misool Selatan |
|
|---|
| Songsong HUT Ke-79 RI, Polres Raja Ampat Imbau Masyarakat Kibar Bendera Merah Putih |
|
|---|
| Pemkab Raja Ampat Teken MoU dengan PLN UP3 Sorong, Begini Harapan Bupati AFU |
|
|---|
| AFU: Pemkab Dukung Penuh Pembangunan Kantor Kejaksaan Negeri Raja Ampat |
|
|---|