Program Cek Kesehatan Gratis
2 Puskesmas di Kota Sorong Mulai Terapkan Program CKG, 8 Akan Menyusul
Dinas Kesehatan Kota Sorong, Papua Barat Daya, terus menggencarkan sosialisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG).
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250303_kadis-kesehatan-kota-sorong-ni.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Kesehatan Kota Sorong, Papua Barat Daya, terus menggencarkan sosialisasi Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) agar masyarakat dapat memanfaatkannya secara optimal.
Program ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya pemeriksaan kesehatan secara berkala guna mencegah penyakit sejak dini.
Baca juga: 9 Program Prioritas Wali Kota Sorong Papua Barat Daya pada 100 Hari Kerja
Kepala Dinas Kesehatan Kota Sorong, Hermanus Kalasuat menjelaskan, bahwa sosialisasi dilakukan secara masif dengan melibatkan berbagai pihak mulai dari tingkat kelurahan hingga distrik.
"Kami ingin memastikan bahwa seluruh masyarakat mengetahui dan memanfaatkan program ini untuk menjaga kesehatan mereka dengan baik," ujar Hermanus, Senin (3/3/2025).
Sebagai bagian dari upaya ini, jelas dia, dinas kesehatan juga membagikan brosur informasi kepada masyarakat agar mereka lebih memahami manfaat serta prosedur pemeriksaan dalam program CKG.
Hermanus bilang, sejak 10 Februari 2025, program CKG telah diluncurkan di dua puskesmas, yakni Puskesmas Remu dan Puskesmas Klasaman.
Baca juga: Septinus Lobat: Efisiensi Anggaran Tak Halangi Program Pendidikan Gratis di Kota Sorong
Ke depannya, delapan puskesmas lainnya di Kota Sorong juga diwajibkan untuk menerapkan program ini.
"Jika ditemukan kelainan saat pemeriksaan, pasien akan segera dirujuk ke rumah sakit untuk penanganan lebih lanjut," ucap Hermanus.
Untuk mendukung program ini, kata dia, fasilitas kesehatan di puskesmas telah dipersiapkan dengan baik.
Peralatan medis seperti USG untuk pemeriksaan ibu hamil dan Elektrokardiografi (EKG) untuk pemeriksaan jantung telah tersedia, termasuk bahan medis habis pakai.
Beberapa tujuan program CKG:
• Mengidentifikasi faktor risiko kesehatan guna mencegah penyakit.
• Mendeteksi kondisi pra-penyakit agar tidak berkembang menjadi penyakit serius.
• Mendeteksi penyakit lebih awal agar mendapat penanganan yang tepat.
• Mencegah komplikasi, kecacatan, dan kematian akibat penyakit yang tidak terdiagnosis.
Sasaran program ini mencakup semua kelompok usia, mulai dari:
• Bayi baru lahir (usia 2 hari)
• Balita dan anak prasekolah (usia 1-6 tahun)
• Anak sekolah dan remaja (usia 7-17 tahun)
• Dewasa (usia 18-59 tahun)
• Lansia (60 tahun ke atas) (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)
| 9 Program Prioritas Wali Kota Sorong Papua Barat Daya pada 100 Hari Kerja |
|
|---|
| Septinus Lobat: Efisiensi Anggaran Tak Halangi Program Pendidikan Gratis di Kota Sorong |
|
|---|
| Pimpin Apel Perdana, Wali Kota Sorong Septinus Lobat Beber Rencana 100 Hari Kerja |
|
|---|
| Wujud Toleransi, GERCIN Kota Sorong Papua Barat Daya Jaga Keamanan Selama Ramadan |
|
|---|
| Jadwal Imsakiyah dan Buka Puasa Kota Sorong Besok Minggu 2 Maret 2025, Lengkap Doa dan Niat Siyam |
|
|---|