Judi Online
BKMI Papua Barat Daya Soroti Pembiaran Judi Togel di Sorong, Minta Aparat Bertindak
Ketua BKMI Papua Barat Daya, Ustaz Agung Sibela menegaskan, bahwa masalah togel dan miras sudah lama menjadi persoalan di Kota Sorong.
Penulis: Safwan | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250305_BPKIM-PAPua-Barat-daya.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Badan Koordinasi Mubaligh Indonesia (BKMI) Papua Barat Daya dan Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PC NU) Kota Sorong mendesak pihak kepolisian untuk segera menindak tegas praktik judi togel dan peredaran minuman keras (miras) di Kota Sorong, Papua Barat Daya.
Baca juga: HMI dan Generasi Muda Moi Desak Polda Papua Barat Daya Berantas Togel dan Miras Selama Ramadan
Ketua BKMI Papua Barat Daya, Ustaz Agung Sibela menegaskan, bahwa masalah togel dan miras sudah lama menjadi persoalan di Kota Sorong.
Para mubaligh telah berulang kali mendorong pihak kepolisian untuk mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas ilegal tersebut.
"Persoalan judi togel dan miras sudah lama kami dorong agar diberantas secara tegas oleh kepolisian," ujar Agung kepada TribunSorong.com, Rabu (5/3/2025).
Namun, ia menilai upaya tersebut tidak mendapatkan respons yang maksimal.
Bahkan, terkesan ada pembiaran dari aparat penegak hukum.
Baca juga: Kapolda Papua Barat Daya Janji Berantas Togel di Sorong: Jika Anak Buah Diam, Saya Turun Langsung
Menurut Agung, judi togel dan miras tidak membawa manfaat bagi pembangunan bangsa, terutama di bulan Ramadan.
"Jika dibiarkan, judi togel dan miras akan merusak moralitas generasi muda, membentuk mereka menjadi pribadi yang serba instan dan terbiasa mengonsumsi minuman keras," katanya.
Baca juga: PC PERMAHI Sorong Minta Jajaran Polda Papua Barar Daya Tegas Tindak Togel selama Ramadan 1446 H
Ia pun menegaskan, bahwa selama Ramadan, polisi harus bertindak lebih tegas untuk memberantas dua masalah ini.
Agung bahkan mengaku memiliki data mengenai dua bos judi togel di Kota Sorong yang berinisial HRT dan L.
Namun, menurutnya, hingga saat ini polisi masih membiarkan bisnis tersebut terus beroperasi.
Baca juga: Ibu Rumah Tangga di Sorong Kedapatan Buka Lapak Togel, Polisi Sita Sejumlah Barang Bukti
Senada dengan Agung, Ketua Tanfidziyah PC NU Kota Sorong, KH Mulyono, juga mengimbau masyarakat agar tidak terjerumus dalam praktik judi togel dan miras.
"Kami selalu mengingatkan masyarakat agar menjauhi judi dan miras. Ini tidak hanya merugikan diri sendiri, tetapi juga tidak membawa keberkahan bagi keluarga," ujarnya.
Ia pun berharap agar aparat penegak hukum bertindak lebih tegas dalam memberantas jaringan judi togel dan miras di Kota Sorong.
"Jangan mencari jalan instan dengan judi togel. Itu tidak akan membawa keberkahan bagi anak dan istri," pesan Mulyono. (tribunsorong.com/safwan ashari)