Kabar Biak Numfor
Parade Perahu Tradisional Buka Festival Budaya Biak 2025
Festival tahunan yang sarat makna budaya ini dibuka dengan parade perahu tradisional yang memukau.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250702_PERAHU-BIAK.jpg)
TRIBUNSORONG.COM - Semangat leluhur kembali mengalir di perairan Kampung Roar, Distrik Biak Timur, saat pelaksanaan Festival Biak Munara Wampasi (FBMW) 2025.
Festival tahunan yang sarat makna budaya ini dibuka dengan parade perahu tradisional yang memukau.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo Mei - Juni 2025, Hari Ini Makassar - BauBau, Cek Sorong dan Biak
Sebanyak 13 perahu dari berbagai sanggar seni lokal turut ambil bagian, masing-masing ditumpangi oleh 22 pendayung yang mengayuh dengan penuh semangat dan kebanggaan.
Dua jenis perahu khas Biak tampil dominan dalam parade ini, yakni perahu perang dan perahu iron.
Baca juga: Biak Numfor Siapkan 3 Posyandu Terbaik untuk Lomba Tingkat Provinsi Papua
Perahu perang, yang dikenal dengan bentuk simetris di bagian depan dan belakang, dihiasi dengan ukiran motif naga simbol kekuatan tertinggi menurut tradisi suku Biak.
"Kalau perahu iron dulunya digunakan sebagai sarana berdagang. Perahu ini juga membawa ukiran khas yang mencerminkan kekuatan dan identitas budaya kami. Motif naga bukan sekadar hiasan," ujar Edison Randongkir, Koordinator Parade Perahu Tradisional, saat ditemui Tribun Papua di Biak, Selasa (1/7/2025).
Menurut kepercayaan masyarakat Biak, naga merupakan lambang kekuatan yang menyatukan darat dan laut.
Ukiran ini diyakini memberikan kekuatan spiritual bagi para pendayung—baik dalam pertempuran maupun dalam menjalani perjalanan hidup.
"Festival ini bukan sekadar ajang budaya. Ia juga menjadi cerminan dari kemampuan masyarakat Biak untuk beradaptasi dengan lingkungan pulau, serta hidup selaras dengan alam," tambah Edison.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni KM Dobonsolo Mei - Juni 2025, Hari Ini Sorong - Baubau, Cek Tiba Surabaya, Biak
Parade perahu ini menjadi simbol pembuka rangkaian kegiatan FBMW yang sarat nilai filosofi dan spiritual.
Tidak hanya sebagai perayaan budaya, Festival Biak Munara Wampasi kini telah menjadi kalender budaya nasional yang terus dirayakan setiap tahun.
Baca juga: Polres Biak Ungkap Kasus Curas, Tersangka Residivis Baru Bebas dari Lapas
Dengan atmosfer yang meriah diiringi suara gendang adat dan syair tradisional 'Syamil Ilangin Laut' FBMW 2025 mengajak seluruh masyarakat Indonesia, bahkan dunia, untuk menyelami kembali nilai-nilai kearifan lokal yang memperkaya wajah kebudayaan nusantara. (*)
| Prakiraan Cuaca Rabu, 2 Juli 2025: Papua Barat Daya Dominan Berawan, Kota Sorong Udara Kabur |
|
|---|
| Dugaan Praktik Calo Seleksi Anggota Polri, Nama Wakapolda Papua Barat Daya Dicatut |
|
|---|
| HUT Ke-79 Bhayangkara, Kapolda Papua Barat Daya: Kami Siap Lari Bersama Masyarakat |
|
|---|
| Turnamen Super Saf’com XII Jadi Ajang Cetak Pemain Muda Papua Barat Daya |
|
|---|
| Pemprov Papua Barat Daya Gelar Rapim, Bahas Program Prioritas dan Dana Otsus |
|
|---|