Kota Sorong Hari Ini
Cegah Penularan Meluas, Pemkot Sorong Gelar Imunisasi Massal Campak dan Difteri
Septinus Lobat mencanangkan pemberian imunisasi massal campak dan difteri bagi bayi, balita, dan anak-anak di Kota Sorong.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260413_imuniasasi-masal.jpg)
Ringkasan Berita:
- Septinus Lobat mencanangkan pemberian imunisasi massal campak dan difteri bagi bayi, balita, dan anak-anak di Kota Sorong.
- Agenda ini dimulai secara simbolis di Posyandu Kasih, Kompleks Melati Raya KM 9, Kelurahan Klasabi, Senin (13/4/2026).
- Dalam sambutannya, wali kota menegaskan bahwa difteri adalah ancaman serius yang menuntut penanganan cepat.
- Hal ini menyusul temuan satu kasus positif difteri di Kota Sorong yang memicu penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB).
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Wali Kota Sorong Septinus Lobat mencanangkan pemberian imunisasi massal campak dan difteri bagi bayi, balita, dan anak-anak di Kota Sorong.
Agenda ini dimulai secara simbolis di Posyandu Kasih, Kompleks Melati Raya KM 9, Kelurahan Klasabi, Senin (13/4/2026).
Baca juga: Temui Manajemen Lippo Group, Pemkot Sorong Percepat Izin Pembangunan RS Siloam
Dalam sambutannya, wali kota menegaskan bahwa difteri adalah ancaman serius yang menuntut penanganan cepat.
Hal ini menyusul temuan satu kasus positif difteri di Kota Sorong yang memicu penetapan status Kejadian Luar Biasa (KLB).
“Satu kasus ditemukan berarti ada potensi kasus lainnya. Kita harus bergerak cepat melakukan antisipasi,” tegas Wali Kota.
Secara nasional, kasus difteri dilaporkan telah menyebar di 39 kabupaten/kota dengan total ratusan pasien.
Merespons kondisi tersebut, Pemerintah Kota Sorong telah mengeluarkan surat edaran resmi guna mempercepat langkah pencegahan.
Wali Kota juga mengapresiasi sinergi Dinas Kesehatan dan berbagai pihak terkait dalam memulai imunisasi massal ini.
Baca juga: Kantor Pertanahan Kota Sorong Umumkan Sertipikat Hilang untuk 4 Pemohon, Ini Daftarnya
Program tersebut direncanakan berlangsung di berbagai titik hingga Oktober 2026 demi melindungi masa depan generasi penerus.
“Anak-anak adalah aset bangsa. Kita harus menjaga kesehatan mereka demi kelanjutan pembangunan,” tambahnya.
Baca juga: 220 Jemaah Calon Haji Kota Sorong Jalani Tahap Akhir Persiapan, Daftar Tunggu Tembus 4.412 Orang
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat mulai dari kader posyandu, tenaga pendidik, hingga tokoh agama untuk menyukseskan gerakan ini.
Di akhir sambutannya, wali kota secara resmi membuka pelaksanaan imunisasi massal 2026 dengan harapan mampu memutus rantai penyebaran penyakit di Kota Sorong. (tribunsorong.com/ismail saleh)
| Menteri ATR/BPN Dorong Pembebasan BPHTB di NTB Guna Percepat Sertifikasi Tanah |
|
|---|
| Tangis Haru Mbah Tupon: Sertifikat Tanah Kembali Setelah Setahun Dijerat Mafia |
|
|---|
| Kota Sorong Hujan Ringan, Tambrauw Berawan, Cek Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Senin 13 April 2026 |
|
|---|
| Happy Monday! 50 Pantun Hari Senin Penuh Semangat, Bikin Mood Makin Hebat, April Saatnya Tampil |
|
|---|