Jumat, 1 Mei 2026

Kota Sorong

Dialog Publik di Kota Sorong Kumpulkan Gagasan untuk Sempurnakan Program Kesehatan Gratis

Pemkot Sorong berkomitmen menghadirkan pelayanan publik mudah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat.

Tayang:
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Dialog Publik di Kota Sorong Kumpulkan Gagasan untuk Sempurnakan Program Kesehatan Gratis
TribunSorong.com/Ismail Saleh
DIALOG PUBLIK - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sorong Jeremias Gembenop membuka Dialog Publik bertema “Transformasi Pelayanan Kesehatan Gratis Menuju Kota Sorong yang Sejahtera,” Papua Barat Daya, Kamis (11/12/2025). 

Ringkasan Berita:
  • Pemkot Sorong berkomitmen menghadirkan pelayanan publik mudah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat.
  • Kesehatan merupakan pondasi utama kesejahteraan. 
  • Pemkot Sorong tidak hanya ingin menyediakan layanan kesehatan tanpa biaya, tetapi juga membangun sistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan. 
  • Kebijakan kesehatan yang tengah didorong pemerintah berorientasi pada kemudahan layanan, ketepatan sasaran, serta keadilan bagi seluruh warga.

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Setda Kota Sorong Jeremias Gembenop membuka Dialog Publik bertema “Transformasi Pelayanan Kesehatan Gratis Menuju Kota Sorong yang Sejahtera,” Papua Barat Daya, Kamis (11/12/2025). 

Jeremias mengatakan, tema dialog sangat relevan dengan kebutuhan masyarakat dan arah pembangunan Kota Sorong saat ini.

Baca juga: Gerakan Pangan Murah jelang Nataru, Dinas Ketahanan Pangan Kota Sorong Bagikan 300 Lebih Kupon

Pemkot Sorong berkomitmen menghadirkan pelayanan publik mudah, cepat, dan berpihak kepada masyarakat.

“Salah satu fokus utama kami adalah transisi menuju pelayanan kesehatan gratis yang terstruktur, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Ia menegaskan kesehatan merupakan pondasi utama kesejahteraan.

Tanpa masyarakat sehat, produktivitas menurun, pertumbuhan ekonomi terhambat, dan kualitas hidup sulit meningkat.

Baca juga: Galang Dana untuk Korban Bencana Aceh-Sumatera, 2 Kelompok ini Turung di Lampu Merah Kota Sorong

Melalui kebijakan transformasi ini, Pemkot Sorong tidak hanya ingin menyediakan layanan kesehatan tanpa biaya, tetapi juga membangun sistem kesehatan yang kuat dan berkelanjutan.

Sistem tersebut mencakup fasilitas kesehatan yang memadai, tenaga medis tersertifikasi dan sejahtera, ketersediaan obat-obatan, serta kemudahan akses layanan bagi seluruh warga, tanpa memandang latar belakang ekonomi maupun lokasi tempat tinggal.

Baca juga: Jalan Lintas Arteri Kota Sorong Rusak Ditambah Material Truk Berserakan, Lalu Lintas Macet Tiap Hari

Pemerintah membutuhkan dukungan semua pihak, termasuk lembaga masyarakat seperti penyelenggara acara ini, agar kebijakan dapat dikawal, disosialisasikan secara merata, dan menjawab persoalan nyata di lapangan.

“Kami menyampaikan apresiasi kepada Yayasan Akar Semesta Papua atas penyelenggaraan dialog publik ini,” ujarnya.

Menurutnya, ruang diskusi seperti ini penting untuk menghimpun masukan, kritik, dan solusi langsung dari masyarakat.

“Inilah esensi pembangunan partisipatif. Pemerintah tidak berjalan sendiri, tetapi menggandeng masyarakat sebagai mitra,” ujarnya.

Ia berharap Kota Sorong dapat tumbuh sebagai kota yang sejahtera, bukan hanya berkembang secara fisik, tetapi juga sehat secara sosial dan manusiawi.

Kebijakan kesehatan yang tengah didorong pemerintah berorientasi pada kemudahan layanan, ketepatan sasaran, serta keadilan bagi seluruh warga.

Jeremias mengajak seluruh peserta dialog untuk memberikan gagasan terbaik.

“Setiap saran dan kritik membangun akan menjadi masukan berharga dalam menyempurnakan program-program kesehatan, terutama skema pelayanan kesehatan gratis bagi masyarakat,” katanya. (tribunsorong.com/ismail saleh)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved