Bansos

Penyebab Data Bansos Kota Sorong Tidak Akurat Terungkap, Ini Penjelasan Kadinsos

Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sorong mengakui masih menemukan data penerima bantuan sosial yang tidak valid.

|
Penulis: Angela Cindy | Editor: Petrus Bolly Lamak
TribunSorong.com/Angela Cindy
DATA BANSOS - Kepala Dinas Sosial Kota Sorong Mulyani diwawancara di ruang kerjanya, pada Selasa (6/1/2026). Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sorong mengakui masih menemukan data penerima bantuan sosial yang tidak valid. 
Ringkasan Berita:
  • Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sorong mengakui masih menemukan data penerima bantuan sosial yang tidak valid.
  • Kepala Dinsos Kota Sorong Mulyani mengatakan, kendala utama terletak pada mekanisme penghapusan data di sistem nasional Kementerian Sosial yang mewajibkan adanya akta kematian.
  • Masih banyak keluarga yang enggan mengurus akta kematian anggota keluarganya, sehingga data penerima bantuan tetap aktif di sistem.

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Sosial (Dinsos) Kota Sorong mengakui masih menemukan data penerima bantuan sosial yang tidak valid.

Warga yang telah meninggal dunia atau pindah domisili masih tercatat dalam sistem.

Baca juga: Dinsos Kota Sorong Data Korban Kebakaran di Klawuyuk, Bantuan Logistik Segera Disalurkan

Kepala Dinsos Kota Sorong Mulyani mengatakan, kendala utama terletak pada mekanisme penghapusan data di sistem nasional Kementerian Sosial yang mewajibkan adanya akta kematian.

“Untuk menghentikan bantuan bagi penerima yang sudah meninggal, harus ada akta kematian yang diunggah ke aplikasi SIKS-NG. Tanpa itu, data tidak bisa dihapus,” kata Mulyani kepada TribunSorong.com, Selasa (6/1/2026).

Baca juga: Wali Kota Sorong Tinjau Proyek RTP Losari, Targetkan Rampung Juli 2026

Ia menyebutkan, masih banyak keluarga yang enggan mengurus akta kematian anggota keluarganya, sehingga data penerima bantuan tetap aktif di sistem.

“Padahal, akta kematian menjadi syarat utama untuk memperbaiki data,” ujarnya.

Menurut Mulyani, sebagian keluarga khawatir bantuan sosial dihentikan dan tidak dialihkan kepada anggota keluarga lain yang masih membutuhkan jika akta kematian diurus.

“Anggapan masyarakat, kalau akta diurus, bantuannya hilang dan tidak diganti. Itu sebabnya data lama dibiarkan tetap ada,” ujarnya.

Baca juga: Romantic Dinner M Hotel Hadirkan Menu Istimewa hingga Nuansa Pemandangan Indah Kota Sorong 

Di sisi lain, Dinsos Kota Sorong tetap menyalurkan bantuan sosial sesuai data yang tercantum dalam sistem. (tribunsorong.com/angela cindy)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved