Kamis, 28 Mei 2026

Polresta Sorong Kota

Malam-malam Massa Datangi Polresta Sorong Kota Minta Bebaskan 4 Pemuda Ditahan Buntut Palang Jalan

Sejumlah Mama-mama Papua berunjuk rasa di halaman kantor Polresta Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (24/5/2026) malam.

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Safwan | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Malam-malam Massa Datangi Polresta Sorong Kota Minta Bebaskan 4 Pemuda Ditahan Buntut Palang Jalan
TribunSorong.com/Safwan
AKSI DI KANTOR POLISI - Sejumlah Mama-mama Papua mendatangi kantor Polresta Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (24/5/2026) malam. Massa meminta kepolisian membebaskan empat warga yang ditangkap pada Jumat (22/5/2026) malam. 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Sejumlah Mama-mama Papua mendatangi kantor Polresta Sorong Kota, Kota Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (24/5/2026) malam.

Apei Tarami, perwakilan massa mengatakan, aksi bertujuan meminta kepolisian membebaskan empat warga yang ditangkap pada Jumat (22/5/2026) malam.

"Pemuda yang ditahan polisi itu tidak salah, mereka dituduh merusak 12 mobil warga," ujarnya kepada TribunSorong.com.

Menurut Apei, hingga batas waktu 2x24 jam, para pemuda yang ditahan polisi belum dibebaskan, sehingga memicu aksi protes dari mama-mama.

Kabagops Polresta Sorong Kota Kompol Andi Muhammad Nurul Yaqin mengiyakan penangkapan empat orang terkait pemalangan jalan protokol di kawasan Yohan dan Kuda Laut.

"Mereka waktu itu melempari petugas saat kami melaksanakan penyisiran dan pembongkaran palang," katanya.

Pemalangan hingga dini hari

Pemalangan oleh sekelompok pemuda di ruas Jalan Ahmad Yani, Jumat (22/5/2026) berlangsung sejak malam hingga Sabtu (23/5/2026) dini hari.

Kapolresta Sorong Kota Kombes Pol Amry Siahaan mengatakan, aksi terjadi sejak pukul 23.00 WIT.

"Titik pemalangan Kompleks Yohan, Sorpus, dan Kuda Laut," katanya.

Informasinya, aksi yang menyebabkan arus lalu lintas di jalan protokol terganggu ini dipicu mabuk-mabukan.

Personel kepolisian selanjutnya bertindak tegas membongkar palang sembari mendesak mundur massa.

"Saat penyisiran, masih dijumpai pemuda yang melempari petugas menggunakan batu," ucap Amry sembari menambahkan massa yang tertangkap tangan berbuat anarkis selanjutnya dibawa ke kantor polisi. (tribunsorong.com/safwan ashari)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved