Rabu, 3 Juni 2026

Program Indonesia Terang

Program Indonesia Terang Hadir di Maybrat: 19 Kampung Segera Teraliri Listrik pada 2026

Harapan masyarakat di sejumlah kampung terpencil Kabupaten Maybrat untuk menikmati listrik segera terwujud.

Tayang:
zoom-inlihat foto Program Indonesia Terang Hadir di Maybrat: 19 Kampung Segera Teraliri Listrik pada 2026
Sumber Lain
PLN - Foto bersama Bupati Maybrat Karel Murafer dengan PT PLN di Kabupaten Maybrat, Papua Barat Daya 
Ringkasan Berita:
  • Harapan masyarakat di sejumlah kampung terpencil Kabupaten Maybrat untuk menikmati listrik segera terwujud.
  • PT PLN melalui UP2K Papua Barat Daya dan UP3 Sorong akan membangun jaringan listrik di 19 kampung pada tahun 2026.
  • Program ini tindak lanjut dari usulan Pemkab Maybrat kepada Pemerintah Pusat tahun lalu untuk mempercepat pemerataan pembangunan.
  • Bupati Maybrat Karel Murafer mengapresiasi langkah cepat PT PLN yang survei lapangan di wilayah-wilayah belum teraliri listrik.

 

TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK – Harapan masyarakat di sejumlah kampung terpencil Kabupaten Maybrat untuk menikmati listrik segera terwujud.

PT PLN melalui UP2K Papua Barat Daya dan UP3 Sorong akan membangun jaringan listrik di 19 kampung pada tahun 2026.

Program ini merupakan tindak lanjut dari usulan Pemkab Maybrat kepada Pemerintah Pusat tahun lalu untuk mempercepat pemerataan pembangunan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Baca juga: Persemay Maybrat Bungkam Persena Nagekeo 2 - 0 di Laga Perdana Liga 4 Nasional

Bupati Maybrat Karel Murafer mengapresiasi langkah cepat PT PLN yang survei lapangan di wilayah-wilayah belum teraliri listrik.

"Saya mengapresiasi Manager UP2K Papua Barat Daya, Manager UP3 Sorong, dan tim yang telah melakukan survei awal di Distrik Aifat Timur dan Distrik Mare Selatan. Ini langkah nyata untuk menghadirkan listrik bagi masyarakat yang telah puluhan tahun mendambakannya," ujar Karel saat mendampingi tim survei, Senin (1/6/2026).

Menurut Karel, infrastruktur kelistrikan yang belum memadai di sejumlah wilayah Maybrat menjadi tantangan sekaligus prioritas pemerintah daerah.

Baca juga: Pelatih Persemay Maybrat dan Persikos Kota Sorong Mulai Perang Prediksi Juara Piala Dunia 2026

Kehadiran listrik sangat dibutuhkan untuk menunjang aktivitas pendidikan, kesehatan, ekonomi, dan kesejahteraan warga.

"Hari ini kami mengunjungi Kampung Faan Kahrio di Distrik Aifat Timur dan Kampung Sire di Distrik Mare Timur. Saya pastikan keamanan daerah sangat kondusif. Warga siap mendukung penuh program ini," tegasnya.

Karel juga meminta masyarakat ikut menjaga keamanan selama proses pembangunan berlangsung.

Pemkab Maybrat akan berkolaborasi dengan TNI dan Polri untuk mengawal seluruh tahapan, mulai dari pembukaan jalur, pemasangan tiang, hingga penarikan kabel.

Baca juga: Jelang Iduladha 1447 H, Stok Bapokting di Maybrat Dipastikan Aman

Manager UP2K Papua Barat Daya Erwinton Naibaho menjelaskan, bahwa program ini telah mendapat dukungan anggaran dari Kementerian ESDM.

Pada tahap awal, pembangunan akan menyasar 19 kampung.

"Anggaran sudah disetujui Kementerian ESDM. Saat ini kami sedang menyurvei beberapa kampung, seperti Kampung Sori, Sabah, Faan Kahrio, serta wilayah di Distrik Mare Timur dan Mare Selatan," kata Erwinton.

Ia menambahkan, Maybrat menjadi daerah yang memperoleh alokasi pembangunan jaringan listrik terbanyak di Provinsi Papua Barat Daya pada tahun 2026.

Oleh karena itu, ia berharap partisipasi aktif masyarakat agar proyek berjalan sesuai target.

Baca juga: Kadis Perikanan Maybrat: e-Kinerja Kini Wajib bagi ASN, Lalai Bisa Potong TPP

Sementara itu, Manager UP3 Sorong, Deni Muhammad Abrar, menegaskan kunjungan ini bertujuan memastikan kesiapan lokasi.

PLN berkomitmen penuh menghadirkan akses energi ke kampung-kampung terpencil secara bertahap.

"Kami mendapat dukungan penuh dari Pemkab Maybrat. Secara teknis pembangunan akan dilakukan bertahap, namun komitmen kami tetap sama: menghadirkan listrik untuk masyarakat," tutur Deni.

Masuknya listrik ke 19 kampung ini diharapkan mampu mendongkrak kualitas hidup, memperbaiki akses pendidikan dan kesehatan, serta memicu pertumbuhan ekonomi masyarakat di pedalaman Papua Barat Daya. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved