Sosok Hari Ini
Sosok, Profil dan Karier Lengkap Brigjen Pol Sulastiana yang Kini Jabat Wakapolda Papua Barat
Serah terima jabatan tersebut dirangkaikan dengan pergantian sejumlah pejabat utama lainnya di jajaran Polda Papua Barat.
Ringkasan Berita:
- Kapolda Papua Barat Irjen Pol Jhonny Eddison Isir menyerahkan jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat kepada Brigjen Sulastiana, Selasa (6/1/2026).
- Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tanggal 15 Desember 2025.
- Kapolda berharap Sulastiana dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan berbagai program kerja untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Barat.
TRIBUNSORONG.COM - Kapolda Papua Barat Irjen Pol Jhonny Eddison Isir menyerahkan jabatan Wakil Kepala Kepolisian Daerah (Wakapolda) Papua Barat kepada Brigjen Sulastiana, Selasa (6/1/2026).
Sulastiana menggantikan pejabat lama, Brigjen Yosi Muhamartha.
Serah terima jabatan tersebut dirangkaikan dengan pergantian sejumlah pejabat utama lainnya di jajaran Polda Papua Barat.
Baca juga: SOSOK JN, Pejabat Kunci DPRP Papua Barat Daya yang Terjerat Kasus Korupsi Pakaian Dinas
Mutasi jabatan tersebut tertuang dalam Surat Telegram Kapolri Nomor ST/2781/XII/KEP/2025 tanggal 15 Desember 2025.
Dalam surat telegram tersebut, Yosi Muhamartha mendapat penugasan baru sebagai Wakapolda Kalimantan Tengah.
Posisi Yosi sebagai Wakapolda Papua Barat digantikan Sulastiana yang sebelumnya merupakan Auditor Kepolisian Utama TK II Itwasum Polri.
"Mutasi jabatan merupakan hal yang wajar dalam tubuh Polri sebagai upaya pembinaan karier dan peningkatan kinerja organisasi," kata Kapolda Papua Barat, Jhonny Edison Isir.
Baca juga: Momen Haru Perayaan Natal Komunitas Anak-anak Mama Jitmau: Wujud Penghormatan bagi Sosok Ibu
Ia berterima kasih kepada Yosi Muhamartha karena telah berdedikasi dan loyal selama bertugas di Papua Barat.
Kapolda berharap Sulastiana dapat segera menyesuaikan diri dan melanjutkan berbagai program kerja untuk menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat di Papua Barat.
Baca juga: Personel Polda Papua Barat Daya Sabet 2 Medali Turnamen Silat di Kota Sorong, Kapolda Apresiasi
Sulastiana tercatat sebagai polisi wanita (polwan) pertama berpangkat Brigadir Jenderal yang menduduki jabatan Wakapolda Papua Barat.
"Saya berharap kehadiran Wakapolda yang baru dapat membawa semangat baru serta memperkuat soliditas internal Polda Papua Barat demi memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat," kata Jhonny Edison Isir.
Sosok dan Profil
Brigadir Jenderal Polisi Doktor atau Brigjen Pol. Dr. Sulastiana, M.Si., CRGP., CHCM., CRPP. adalah seorang polisi wanita (Polwan) perwira tinggi (Pati) di dalam Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Di Polri, Brigjen Sulastiana diamanahkan untuk mengemban jabatan sebagai Auditor Kepolisian Utama TK II Itwasum Polri.
Ia sudah menduduki posisi jabatan tersebut sejak November 2024.
Pada saat itu juga, Sulastiana naik pangkat dari Komisaris Besar (Kombes) menjadi Brigjen.
Jenderal bintang satu ini sebelumnya sempat menjabat sebagai Irbidjemengarku Itwil II Itwasum Polri terlebih dahulu.
Dari penelusuran Tribunnews, Ana, sapaan akrab Brigjen Sulastiana, lahir di Situbondo, Jawa Timur, 10 Oktober 1972.
Sulastiana bukanlah lulusan Akademi Kepolisian (Akpol), melainkan lulusan sekolah perwira prajurit karier (Sepa PK Polri) 1996.
Perjalanan karier
Di Polri, Brigjen Sulastiana sudah malang melintang berkarier sebagai Polwan.
Ia telah lulus Pendidikan Dasar Golongan Lanjutan (Diksargollan Polri) (1996), Pendidikan Kejuruan Dasar Bimmas Polri (1997), dan Sekolah Lanjutan Perwira (SELAPA POLRI) (2003).
Baca juga: Polda Papua Barat Daya Gelar Lomba Tari Yospan, Dorong Pemuda Jaga Seni Budaya Papua
| Arus Balik di Pelabuan Sorong: 1.667 Penumpang Turun dan 1.308 Orang Berangkat via KM Labobar |
|
|---|
| UPDATE Penyebab Kebakaran Renggut Nyawa Pemuda di Kompleks Klawuyuk Sorong |
|
|---|
| Wali Kota Sorong Tinjau Proyek RTP Losari, Targetkan Rampung Juli 2026 |
|
|---|
| Aktivis Antikorupsi Desak Polisi Tangkap 2 Tersangka Kasus Baju Dinas DPRP: Sakit Itu Alasan Klasik |
|
|---|
| Respons Gubernur Papua Barat Daya soal Penahanan Sekretaris DPRP Kasus Dugaan Koruspi Pakaian Dinas |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260106_Wakapolda-Papua-Barat.jpg)