Penerbangan
Penerbangan Biak-Sorong segera Mengudara, Cek Jadwalnya
Kabar gembira datang bagi warga Provinsi Papua dan Papua Barat Daya. Maskapai Lion Air Group membuka rute penerbangan Biak-Sorong pulang pergi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230925_Pesawat-Lion-Air-Lion-Air-grup-tawarkan-opsi-umroh-dan-wisata-musim-panas.jpg)
Ringkasan Berita:
- Kabar gembira datang bagi warga Provinsi Papua dan Papua Barat Daya.
- Maskapai Lion Air Group membuka rute penerbangan Biak-Sorong pulang pergi.
- Rute baru ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 9 Maret 2026.
- Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, sebelumnya mengatakan pembukaan rute Biak – Sorong merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan akses transportasi udara yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat dan mendukung sektor pariwisata.
TRIBUNSORONG.COM - Kabar gembira bagi warga Provinsi Papua dan Papua Barat Daya.
Maskapai Lion Air Group membuka rute penerbangan Biak-Sorong pulang pergi.
Rute baru ini dijadwalkan mulai beroperasi pada 9 Maret 2026.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Surabaya - Lombok Februari 2026, Ada KM Egon Harga Tiket Rp 216.500
Bupati Biak Numfor, Markus Mansnembra, sebelumnya mengatakan pembukaan rute Biak – Sorong merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan akses transportasi udara yang selama ini menjadi kendala bagi masyarakat dan mendukung sektor pariwisata.
"Konektivitas udara menjadi kunci penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah," kata Bupati Markus Mansnembra saat dikonfirmasi melalui pesan Whatsapp, Kamis, (5/2/2026) sore
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Bali - Surabaya Februari 2026, Ada KM Leuser Harga Tiket Rp 239.500
Bupati menjelaskan, Sorong dikenal sebagai pintu masuk utama wisatawan menuju Raja Ampat. Dengan adanya penerbangan langsung ke Biak, pemerintah daerah berharap arus kunjungan wisatawan dapat diperluas dan tidak hanya terfokus di Raja Ampat tetapi bisa juga mengunjungi objek wisata yang ada di Biak.
Berdasarkan hasil survei dan kajian pengembangan pariwisata yang dilakukan oleh Bank Indonesia serta sejumlah lembaga terpercaya, sekitar 76 persen wisatawan yang berkunjung ke Raja Ampat menyatakan minat untuk melanjutkan perjalanan ke Biak, namun keterbatasan penerbangan langsung selama ini menjadi hambatan utama.
“Karena itu pemerintah daerah secara aktif mendorong dan mendukung pembukaan rute Biak – Sorong pulang pergi agar potensi pariwisata dan ekonomi daerah dapat berkembang secara optimal,” ujar Markus.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Surabaya - Bali Februari 2026, Terdekat KM Leuser, Harga Tiket Rp Rp 253.500
Selain pariwisata, pembukaan rute ini juga diharapkan dapat memperlancar mobilitas masyarakat, mempercepat distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang investasi baru di Kabupaten Biak Numfor.
Manajer Lion Air, Masri, menyampaikan bahwa pembukaan rute Biak – Sorong merupakan tindak lanjut dari dukungan pemerintah daerah yang kemudian direspons oleh Lion Air Group.
Penerbangan akan mulai beroperasi pada 9 Maret 2026 dengan frekuensi dua kali dalam sepekan, yakni setiap hari Senin dan Jumat.
“Pesawat yang digunakan adalah Wings Air tipe ATR 72-500 dengan kapasitas 72 penumpang dan waktu tempuh penerbangan sekitar 1 jam 40 menit,” kata Masri.
Tiket penerbangan dapat dibeli melalui agen tiket resmi maupun aplikasi penjualan tiket daring.
Masri mengatakan rute Biak – Sorong juga telah terkoneksi dengan sejumlah tujuan lanjutan melalui Sorong, seperti Jayapura, Makassar, Manado dan Ambon.
Pihak Lion Air berharap dukungan dari pemerintah daerah dan masyarakat agar penerbangan ini dapat berjalan secara berkelanjutan.
Biak dan Sorong berada di wilayah Pulau Papua namun berbeda provinsi dengan jarak yang cukup jauh dan terpisah darat serta laut.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Sorong - Baubau Februari 2026, Terdekat KM Dobonsolo, Harga Tiket Rp 612.500
Sorong berada di Provinsi Papua Barat Daya, sedangkan Biak berada di Provinsi Papua. Jika hendak menggunakan kapal laut dari Sorong-Biak maka akan memakan waktu 26 hingga 40 jam.
Kabupaten Biak Numfor merupakan salah satu kabupaten di Provinsi Papua. Untuk bisa sampai ke kabupaten ini, pilihan utamanya adalah menggunakan pesawat terbang melalui Bandar Udara Frans Kaisiepo yang terhubung dari kota-kota besar seperti Jayapura, Makassar, Jakarta dan Surabaya.
Pilihan lainnya adalah laut dengan menggunakan kapal PELNI atau feri, yang memakan waktu lebih lama namun lebih ekonomis, dengan rute dari Jayapura, Nabire, atau bahkan langsung dari Jakarta atau Surabaya.
Baca juga: Jadwal Kapal Pelni Manokwari - Sorong Februari 2026, Terdekat KM Sinabung, Tiket Termurah Rp 201.500
Bandar Udara Frans Kaisiepo Biak adalah salah satu bandara tertua di Indonesia, dengan runway sepanjang 3.571 meter yang mampu menampung pesawat berbadan lebar dan kargo besar. Pengelolaan bandara ini berada di bawah PT Angkasa Pura I.
Bandara ini merupakan salah satu pintu gerbang Papua yang menjadi pusat penerbangan dengan rute domestik ke Jayapura, Makassar, Jakarta, dan Surabaya serta penerbangan Internasional setelah ditetapkan kembali menjadi Bandara Internasional oleh Kementrian Perhubungan RI pada tahun 2025. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribun-Papua.com dengan judul Konektivitas Udara Biak-Sorong Resmi Dibuka, Strategi Bupati Markus Genjot Ekonomi Daerah
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.