Ramadan 1444 Hijriah
Penjual Kelapa Muda di Perumnas Sorong Untung Besar Selama Ramadan
Bersamaan dengan cuaca panas menyengat dalam beberapa hari terakhir ini di Kota Sorong membuat kelapa muda laris manis.
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230420_penjual-es-kelapa-muda.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Penjual kelapa muda marak di Kota Sorong, Papua Barat Daya, selama Ramadan 1444 Hijriah.
Bersamaan dengan cuaca panas menyengat dalam beberapa hari terakhir ini di Kota Sorong membuat kelapa muda laris manis.
Baca juga: Ketua RT Sayangkan Petugas Pemadam Tak Bantu Padamkan Api di Aimas Kabupaten Sorong
Es kepala muda dengan berbagai varian rasa dijajakan disejumlah titik sepanjang jalan protokol.
Dari sekian banyak penjual kelapa muda di Kota Sorong, satu diantaranya kelapa muda di kawasan Perumnas kilo meter 10 atau tepatnya di depan Batalyon 762 PVT/Sorong, milik Kadardi.
Pria Suku Buton menuturkan jika kelapa yang diantar ke lapaknya sehari 200 sampai 300 buah.
"Satu hari kelapa dorang antar itu, bisa dua ratus sampai tiga ratus buah," ujar Kadar, panggilan akrab Kadardi, Rabu (19/4/2023).
Dirinya mengaku, kelapa muda yang dipesan itu dari Pulau Soop, Distrik Sorong, Kepulauan Kota Sorong dan Katapop Kabupaten Sorong.
Baca juga: Suhu Udara Kota Sorong Capai 34 Derajat, Pedagang Es Banjir Pembeli
"Ini kelapa muda pulau Soop dan kelapa muda Katapop," imbuhnya.
Kelapa muda Kadardi dijual Rp10 ribu per buah.
Jika dikalikan dengan 300 buah, maka Kadar dan isterinya meraup keuntungan sebesar Rp300 juta per hari.
Baca juga: Wali Kota Sorong Ajak Masyarakat Jaga Keamanan Demi Idulfitri Gembira
Maka dalam sebulan Kadar meraup untung sebesar Rp90-100 juta per bulan.
"Iya bisa, bisa sampai seratus juta dalam sebulan. Karena tiap hari jual, cuman kadang kalau hujan cuman sekitar seratus buah saja yang terjual," terangnya.
Baca juga: Harga Bapok di Kota Sorong Terkendali selama Ramadan 1444 H, George Yarangga Beber Upaya Pemkot
Kadar mengaku dalam sebulan omsetnya hanya dengan menjual kelapa muda bisa mencapai Rp100 juta rupiah termasuk pengeluaran.
Dari awal bulan suci Ramadan kelapa muda yang dijual bersama istrinya selalu diserbu pembeli.
Setiap hari menghabiskan 200 sampai 300 biji.(tribunsorong.com/willem oscar makatita)