Senin, 11 Mei 2026

Trabas dan Tour City Maybrat

Noken dan Koba-koba ditampilkan di Trabas dan Tour City

Melalui kegiatan Trabas dan Tour City dimanfaatkan oleh Kepala Kampung Swaisau, Distrik Aitinyo, dengan warganya untuk menampilkan anyaman lokal berup

Tayang:
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Milna Sari
zoom-inlihat foto Noken dan Koba-koba ditampilkan di Trabas dan Tour City
TRIBUNSORONG.COM/ARFAN SULAIMAN
Kepala Kampung Swaisau tampilkan anyaman Noken dan Koba-Koba untuk peserta Trabas dan Tour City, sebagai salah satu langkah mempertahankan budaya lokal. 

TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Adanya kegiatan Trabas Tour City dalam rangka HUT ke-14 Kabupaten Maybrat, dimanfaatkan oleh warga Maybrat untuk menampilkan Kuliner lokal dan anyaman-anyaman lokal, Minggu (30/4/2023).

Melalui kegiatan Trabas dan Tour City dimanfaatkan oleh Kepala Kampung Swaisau, Distrik Aitinyo, dengan warganya untuk menampilkan anyaman lokal berupa Noken dan Koba-koba.

Kepala Kampung Swaisau Agustina Asmuruf mengatakan melalui kegiatan Trabas dan Tour City dapat menampilkan Noken dan Koba-koba kepada peserta.

"Saya bersama masyarakat, PKK, membawa kerajinan kami berupa budaya Maybrat yaitu Noken kami yang kami anyam sendiri selama dua minggu," ujarnya.

Lanjutnya, selain noken ada juga Koba-koba yang diselesaikan selama 4 hari, semuanya dibuat secara manual oleh warga kampung Swaisau seminggu sebelum kegiatan.

Warga dan peserta Trabas dan Tour City memadati Alun-alun Fatimayat Maybrat.
Warga dan peserta Trabas dan Tour City memadati Alun-alun Fatimayat Maybrat. (TRIBUNSORONG.COM/TAUFIK NUHUYANAN)

"Kami di Maybrat punya banyak kerajinan budaya yang sebenarnya perlu dikelola dan ditampilkan, salah satunya yang kami tampilkan hari ini Noken dan Koba-koba," katanya.

Kehadiran peserta Trabas dan Tour City yang melewati kampung Swaisau dapat secara langsung membeli, kerajinan-kerajinan warga setempat.

Baca juga: Polres Maybrat Kerahkan 100 Personel Amakankan Trabas dan Tour City

Baik dari Kuliner hingga pada kerajinan lokal seperti anyaman Noken,Topi dan Koba-koba.

"Kami senang karena dengan adanya kegiatan Trabas dan Tour City peserta bisa membeli dagangan kami Noken dan Koba-Koba melalui ayaman ini juga kami terus mempertahankan budaya kami agar tidak mati," tutur Agustina.(tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

 

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved