Trabas dan Tour City Maybrat
Noken dan Koba-koba ditampilkan di Trabas dan Tour City
Melalui kegiatan Trabas dan Tour City dimanfaatkan oleh Kepala Kampung Swaisau, Distrik Aitinyo, dengan warganya untuk menampilkan anyaman lokal berup
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230430_ttc9007.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Adanya kegiatan Trabas Tour City dalam rangka HUT ke-14 Kabupaten Maybrat, dimanfaatkan oleh warga Maybrat untuk menampilkan Kuliner lokal dan anyaman-anyaman lokal, Minggu (30/4/2023).
Melalui kegiatan Trabas dan Tour City dimanfaatkan oleh Kepala Kampung Swaisau, Distrik Aitinyo, dengan warganya untuk menampilkan anyaman lokal berupa Noken dan Koba-koba.
Kepala Kampung Swaisau Agustina Asmuruf mengatakan melalui kegiatan Trabas dan Tour City dapat menampilkan Noken dan Koba-koba kepada peserta.
"Saya bersama masyarakat, PKK, membawa kerajinan kami berupa budaya Maybrat yaitu Noken kami yang kami anyam sendiri selama dua minggu," ujarnya.
Lanjutnya, selain noken ada juga Koba-koba yang diselesaikan selama 4 hari, semuanya dibuat secara manual oleh warga kampung Swaisau seminggu sebelum kegiatan.
"Kami di Maybrat punya banyak kerajinan budaya yang sebenarnya perlu dikelola dan ditampilkan, salah satunya yang kami tampilkan hari ini Noken dan Koba-koba," katanya.
Kehadiran peserta Trabas dan Tour City yang melewati kampung Swaisau dapat secara langsung membeli, kerajinan-kerajinan warga setempat.
Baca juga: Polres Maybrat Kerahkan 100 Personel Amakankan Trabas dan Tour City
Baik dari Kuliner hingga pada kerajinan lokal seperti anyaman Noken,Topi dan Koba-koba.
"Kami senang karena dengan adanya kegiatan Trabas dan Tour City peserta bisa membeli dagangan kami Noken dan Koba-Koba melalui ayaman ini juga kami terus mempertahankan budaya kami agar tidak mati," tutur Agustina.(tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)