Selasa, 5 Mei 2026

Koarmada III Siap Siaga Tempur Papua, Ini Alasannya

Siaga tersebut disampaikan Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (20/5/2023).

Tayang:
Penulis: Safwan | Editor: Milna Sari
zoom-inlihat foto Koarmada III Siap Siaga Tempur Papua, Ini Alasannya
TribunSorong
Penjemputan Komandan Armada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi di Markas Koarmada III, Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (20/5/2023) 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Jajaran TNI AL di bawah komando Koarmada III yang bermarkas di Katapop, Distrik Salawati, Kabupaten Sorong, Provinsi Papua Barat Daya, akan siaga tempur.

Siaga tersebut disampaikan Panglima Koarmada III Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi di Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Sabtu (20/5/2023).

"Jika Bapak Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono sudah menginstruksikan siaga tempur otomatis kita di bawah ikut," ujar Rachmad di Kabupaten Sorong.

Baca juga: Rachmad Jayadi Nahkodai Koarmada III, Agus Hariadi: Harus Membawa Manfaat ke Masyarakat

Pastinya, jika itu adalah kebijakan dari pimpinan maka otomatis jajaran di bawah akan selalu siaga dan antisipasi.

Antisipasi tersebut difokuskan di wilayah Tanah Papua, yang kini menjadi perhatian pimpinan di Mabes TNI.

Siaga Tempur

Sebelumnya, diketahui Panglima TNI Laksamana Yudo Margono telah mengeluarkan status status siaga tempur yang ditetapkan di daerah rawan di Papua.

Hanya saja, siaga tempur tersebut dibuat bukan merupakan bagian dari bentuk operasi militer yang dilakukan TNI.

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono usai disematkan baret merah Kopasus.
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Panglima TNI Laksamana Yudo Margono usai disematkan baret merah Kopasus. (ISTIMEWA)

Status siaga tempur ditetapkan guna menumbuhkan naluri prajurit TNI dalam mengantisipasi serangan dari pihak lawan.

Pasalnya, selama ini aparat TNI melakukan operasi teritorial dan komunikasi sosial di daerah di tanah Papua.

Kapal Rudal

Sebelumnya, dua unit kapal perang jenis Korvet (rudal) yakni KRI Malahayati-362 dan KRI Fatahilah-361 yang akan memperkuat jajaran Koarmada III Sorong, Provinsi Papua Barat Daya.

Diketahui, KRI Malahayati-362 dan KRI Fatahilah-361 merupakan armada yang sebelumnya berdinas di Markas Armada II.

Kedua kapal rudal (missile boad) tersebut nantinya ditugaskan mengawal wilayah perairan dan pulau di timur Indonesia.

Laksamana Muda TNI Rachmad Jayadi Panglima Koarmada III mengatakan, kedua kapal ini merupakan program Laksamana Muda TNI Agus Hariadi.

"Program Komandan Koarmada III lama, kini dikabulkan oleh Kepala Staf Angkatan Laut Muhammad Ali," ujar Rachmad kepada awak media di Sorong, Sabtu (20/5/2023).

Saat ini, KRI Malahayati-362 kini telah bersandar di pelabuhan Koarmada III Sorong, Papua Barat Daya.

Sementara, KRI Fatahilah-361 yang sedihnya akan digeser hingga kini belum tiba di Koarmada III Sorong.

Ia menyadari, perairan pasifik di wilayah timur Indonesia masih sangat luas, dan harusnya diperkuat dengan armada.

"Kita punya laut luas tapi karena kapal kita di Koarmada III hanya kecil, sehingga dua kapal tipe Korvet ke sini," tuturnya.

Rachmad menuturkan, kedua kapal rudal di Koarmada III akan bertugas dan menjaga seluruh wilayah pesisir di Indonesia Timur.

Spesifikasi Kapal

Pertama, KRI Malahayati-362 merupakan produksi Wilton-Fijenoord, Schiedam, Belanda dan diluncurkan 19 Juni 197 lalu.

Nama Malahayati diambil dari nama seorang laksamana perempuan pertama di dunia modern yang berasal dari Aceh.

Kapal sepanjang 11.342 meter dan lebar 1.110 meter diawaki 82 orang yang merupakan prajurit terbaik bangsa Indonesia.

Kedua, KRI Fatahilah-361 Wilton-Fijenoord, Schiedam, Belanda dan diluncurkan 1979 lalu.

Fatahilah merupakan salah satu Pahlawan Nasional yang berjasa merebut Sunda Kelapa dari tangan Portugis menamainya Jayakarta.

Kapal sepanjang 8.385 meter dan lebar 1.110 meter diawaki 82 orang prajurit terbaik bangsa Indonesia.

Berdasarkan Indonesia yang dihimpun TribunSorong.com, kedua kapal rudal tersebut akan bertugas mengawal laut Maluku, Maluku Utara hingga pulau Papua.(tribunsorong.com/safwan)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved