Kebakaran di Aimas Sorong
Polres Sorong Turunkan 30 Personel Padamkan Kebakaran di Aimas
Arus pendek diduga jadi penyebab sembilan kamar kos-kosan milik Mulyono dan satu toko elektronik dilalap si jago merah.
Penulis: Taufik Nuhuyanan | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230619_Kebakaran-di-Jalur-D-Jalan-Cempedak.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Kebakaran di Jalur D, Jalan Cempedak, Kelurahan Malagusa, RT 2/RW 6, Distrik Aimas, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya, Senin (19/6/2023) malam menghanguskan sembilan petak kos-kosan dan satu toko elektronik.
Arus pendek diduga jadi penyebab sembilan kamar kos-kosan milik Mulyono dan satu toko elektronik dilalap si jago merah.
AKBP Yohanes Agustiandaru mengatakan penyebab kebakaran masih ditelusuri.
Baca juga: UPDATE Kebakaran di Jalan Cempedak Aimas, Lurah Malagusa Desak Pemkab Sorong Siapkan Damkar
"Penyebab pastinya kami akan olah Tempat Kejadian Perkara (TKP)," kata Kapolres Sorong AKBP Yohanes Agustiandaru saat ditemui TribunSorong.com, di lokasi kebakaran, Senin (19/6/2023) malam.
AKBP Yohanes Agustiandaru juga menambahkan bahwa saat kejadian kebakaran, tangki air swasta hingga tangki dinas terkait diturunkan ke lokasi kebakaran guna membantu memadamkan kobaran api.
Baca juga: Cerita Saksi Mata Lihat Munculnya Api yang Menghanguskan Kos-kosan di Jalan Cempedak Aimas Sorong
"Mobil tangki air swasta yang diturunkan untuk memadamkan api ada 2, dibantu Mobil tangki yonzipur 1, serta dibantu 1 Mobil tangki air dari dinas terkait, sementara itu saat kejadian kebakaran yang terjadi puluhan personel Polres Sorong juga dikerahkan membantu warga dalam memadamkan api," ujarnya.
Sebelumnya warga saling bahu-membahu dalam memadamkan api dengan alat seadanya hingga bala bantuan berdatangan, untuk memadamkan api yang melalap kos-kosan.
"Kami kerahkan personel turun membantu warga, yang piket kami turunkan sekitar 30 personel untuk membantu masyarakat memadamkan api dan mengamankan lokasi," ujarnya.
Baca juga: Sembilan Petak Kos-kosan dan Satu Toko di Jalan Cempedak Aimas Terbakar, Ketua RW Ungkap Penyebab
Sementara itu, Lurah Malagusa Yuliance Ulim menyayangkan tidak adanya mobil tangki air maupun armada pemadam kebakaran (damkar) dari pihak pemerintah kabupaten.
"Kita masih dibantu dari pemadam Kota Sorong, dari polres, dan lainnya," ujarnya kepada TribunSorong.com.
Yuliance Ulim berharap pemerintah daerah segera menyediakan armada damkar, sehingga ketika terjadi musibah tidak selalu terlambat dalam proses pemadaman api.
(tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)