Pemkab Maybrat Buka Rakerda ke - III Gereja Kalvari Pentakosta Misi Indonesia
Ia berharap GKPMI terus berkembang dan berkolaborasi untuk membangun Maybrat.
Penulis: Desianus Watho | Editor: Milna Sari
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20230913_bersama-Asisten-I.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Asisten I Setda Kabupaten Maybrat Papua Barat Daya Yohana Iek membuka dengan resmi rapat kerja daerah ke- III, Gereja Kalvari Pentakosta Missi di Indonesia.
Ia berharap GKPMI terus berkembang dan berkolaborasi untuk membangun Maybrat.
"Gereja dan pemerintah adalah mitra, sehingga kami akan terus mendukung, bukan GKPMI saja, tetapi semua didominasi Gereja," ujarnya di Jemaat GKPMI Elshadai Fategomi, Rabu (13/9/2023).
Baca juga: 153 ASN Pindah ke Provinsi Papua Barat Daya Belum Kembalikan Aset, Ini Kata Pj Sekda Maybrat
Selama ini perhatian pemerintah terhadap gereja sudah jalan di Maybrat.
"Melalui Rakerda ke-III GKPMI sat ini, kami berharap bisa menghasilkan program strategis untuk meningkatkan pelayanan," beber Asisten I kepada Tribunsorong.com.
Baca juga: Pemilihan Kepala Kampung di Maybrat, Pekan Ini Jadwal Sosialisasi, Pelantikan Ditarget Oktober 2023
GKPMI hadir di Maybrat ini sudah lama, sehingga harus memberi dampak kepada jemaat dan juga orang lain.
"Kita di Maybrat jelang pemilu 2024, dan juga Pilkades bulan Oktober tahun ini, kami berharap Gereja berperang untuk mendukung dan menyukseskan," katanya.
Baca juga: Tim Penertiban Aset Maybrat Koordinasi dengan Konsultan, Inventarisir Nilai Barang buat Dilelang
Tanpa dukungan Gereja, tidak mungkin Pilkades dan pemilu bisa berjalan sukses.
Sementara itu ketua panitia Martinus Yumame manambahkan bahwa kami dibentuk oleh pengurus daerah dan sudah bekerja selama empat bulan.
Baca juga: Matangkan Penerapan SPBE di Maybrat, Pj Bupati Bernhard Kunjungi Lagi Command Center Sumedang
Raker dilakukan dengan tujuan mengefaluasi program kerja GKPMI ke-II di Fakfak.
Peserta yang hadir dalam raker ini berjumlah 50 orang yang tersebar di Papua Barat dan Papua Barat Daya.
Dana yang butuhkan dalam raker ke- III bersumber dari partisipasi jemaat dan Pemda Maybrat bersama Pemda PBD serta dukungan partisipasi dari hamba Tuhan dan intelektual Distrik Aitinyo Utara.(tribunsorong.com/desianus watho)