Selasa, 12 Mei 2026

Dinas P3AKB Raja Ampat Lakukan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan Terintegrasi

DP3AKB Kabupaten Raja Ampat sebagai garda terdepan mengawal proses pemberdayaan perempuan dalam melaksanakan tugas dan fungsi pokoknya.

Tayang:
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Intan
zoom-inlihat foto Dinas P3AKB Raja Ampat Lakukan Peningkatan Pemberdayaan Perempuan Terintegrasi
TRIBUNSORONG.COM/WILLEM OSCAR MAKATITA
Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (P3AKB) Kabupaten Raja Ampat, Atika Rumadaul. 

TRIBUNSORONG.COM, WAISAI- Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Kabupaten Raja Ampat sebagai garda terdepan mengawal proses pemberdayaan perempuan dalam melaksanakan tugas dan fungsi pokoknya.

Kendati Raja Ampat memiliki tantang geografis, namun tak menyurut semangat DP3AKB dalam melakukan kegiatan pemberdayaan perempuan di kabupaten Raja Ampat.

Kepala Dinas DP3AKB Kabupaten Raja Ampat, Atika Rumadaul mengatakan upaya-upaya peningkatan peran serta dan pemberdayaan perempuan yang jika dilakukan setengah hati maka outputnya tidak sepadan dengan perencanaan.

Baca juga: Kadis Pertanian Raja Ampat Sebut Kesulitan Mengukur Parameter Potensi Sagu sebagai Pangan Lokal

Meski pun Raja Ampat memiliki tantang geografis, namun tak menyurut semangat dirinya beserta staf melakukan kegiatan yang terkait dengan pemberdayaan perempuan di wilayah Kabupaten Raja Ampat.

"Bicara secara tupoksi, Dinas DP3AKB, bagaimana perempuan dilihat secara utuh. Utuh artinya, dilihat dari baik psikologinya, kesejahteraan hidupnya dari hal ekonomi," ujar Atik Rumadaul.

Baca juga: Pimpin Apel di Kantor Distrik Supnin, Wabup Raja Ampat Ingatkan Tugas dan Fungsi ASN

Dikatakannya, program utama DP3AKB adalah melihat perempuan dari dua aspek di antaranya aspek positif adalah perempuan yang siap secara mental, pendidikan dan ekonomi.

Sedangkan aspek negatifnya, misalnya perempuan dari sisi keterbatasan mental, pendidikan dan juga perempuan yang terjebak karena masalah ekonomi.

Baca juga: Wakil Bupati Raja Ampat Buka Pelatihan Montir di Kampung Rauki

"Saya bagaimana cara memberdayakan perempuan-perempuan Raja Ampat yang nota bene terbatas baik dari sisi pendidikan, maupun ekonomi," terangnya.

Kata Rumadaul, sebenarnya perempuan memiliki peran strategis dan urgent dalam pembangunan daerah. Karena dari seorang wanitalah lahir generasi baru selaku penerus pembangunan daerah. (Tribun Sorong.com/Willem Oscar Makatita)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved