Sumber Daya Alam Maybrat
Pj Bupati Maybrat Cek BBI Terbengkalai Sejak 2011, Ini Rencana Kadis Perikanan dan Peternakan
Stevanus Kocu menjelaskan kepada pj bupati berencana menata ulang lokasi tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20231209_pj-bupati-maybrat-tinjau-balai-benih-ikan.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Penjabat (Pj) Bupati Maybrat Bernhard E Rondonuwu bersama Kepala Dinas Perikanan dan Peternakan Stevanus Kocu meninjau lokasi
balai benih ikan (BBI) di Kampung Aus, Distrik Ayamaru Utara, Papua Barat Daya yang sudah terbengkalai sejak 2011.
Stevanus Kocu menjelaskan kepada pj bupati berencana menata ulang lokasi tersebut.
Baca juga: Tingkatan Mutu Kesehatan, Pj Bupati Maybrat Teken Kesepakatan dengan BPJS Kesehatan Cabang Sorong
Menurutnya apabila dimanfaatkan bisa menjadi memberi kontribusi pendapatan asli daerah (PAD).
Selain membanahi BBI, lanjut Stevanus Kocu, dari peternakan berencana mengembangkan ternak unggas (ayam) skala besar.
Baca juga: Bernhard E Rondonuwu Pamerkan Kacang Tanah Kekinian Khas Maybrat di Papua Barat Daya Expo
ia berkeinginan agar Maybrat bisa maju dari sektor perikanan dan peternakan.
"Apabila program ini terlaksana, masyarakat Maybrat tidak perlu membeli bibit ikan dari luar sehingga perputaran uang tidka keluar dari Maybrat," ujar Stevanus Kocu.
Baca juga: Naik Perahu, Pj Bupati Maybrat Bagikan Bibit Jagung ke Kelompok Tani Sameraktot dan Warba
Pj Bupati Bernhard E Rondonuwu pun merespons dan menyambut baik rencana tersebut.
Menurutnya, Kabupaten Maybrat mempunyai peluang besar di sektor perikanan dan peternakan, sehingga akan menjadi fokus program pemerintah daerah pada 2024.
"Adanya balai bibit dan peternakan yang akan dibuat ini diharapkan menjadi pilot project untuk masyarakat yang ingin belajar, khususnya siswa SMK yang akan melaksanakan praktik. Mereka akan diajarkan bagaimana cara pembibitan, pembesaran, masa panen, hingga penjualan. Bukan hanya sektor perikanan saja, peternakan pun sama sehingga kedepan Maybrat tidak kalah bersaing dengan wilayah dan kabupaten lain di Papua Barat Daya," kata Bernhard E Rondonuwu. (*/tribunsorong.com)