Sabtu, 16 Mei 2026

Raja Ampat

Raja Ampat Tuan Rumah Konferensi Misi Nasional, Ini Agenda Pentingnya

Rombongan Konferensi Misi Nasional se Indonesia tiba di Waisai Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Minggu (25/8/2024).

Tayang:
Penulis: Willem Oscar Makatita | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Raja Ampat Tuan Rumah Konferensi Misi Nasional, Ini Agenda Pentingnya
ISTIMEWA
Rombongan Konferensi Misi Nasional se Indonesia tiba di Waisai Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Minggu (25/8/2024). 

TRIBUNSORONG.COM, WAISAI - Rombongan Konferensi Misi Nasional se Indonesia tiba di Waisai Kabupaten Raja Ampat, Papua Barat Daya, Minggu (25/8/2024). 

Baca juga: Rekomendasi Partai Demokrat di Pilkada Raja Ampat Jatuh ke Ria-Benoni, Pasangan Birokrat dan Poltisi

Usai tiba, peserta disambut tarian adat dan pengalungan noken, sebagai ucapan selamat datang di Kabupaten Bahari Raja Ampat.

Sebanyak 150 orang perwakilan gereja-gereja di seluruh Indonesia serta organisasi mitra penerjemahan Alkitab dalam dan luar negeri hadir dalam konferensi ini.

Baca juga: Awasi Aktivitas Orang Asing, Timpora se-Tanah Papua Diterjukan ke Raja Raja Ampat

Partner Ship Deputi Directer Lembaga Misi Penerjemahan Alkitab Kartidaya Sahabat Indonesia Helma Siahaan mengatakan, bahwa Raja Ampat layak sebagai tuan rumah dari kegiatan konferensi misi nasional yang berlangsung 26-29 Agustus 2024 di Waisai.

"Harapan kami, bersama-sama dengan gereja-gereja se-Indonesia menuntaskan kebutuhan penerjemahan Alkitab di Indonesia agar setiap suku bangsa dari Sabang sampai Merauke memahami Firman Tuhan dengan bahasa mereka dan tumbuh dalam kebenaran melalui bahasa yang mudah dipahami," ujar Helman Siahaan.

Menurutnya, penyebaran ajaran Kristen dapat dilakukan melalui Gerakan Penerjemahan Alkitab, Di mana penerjemahan Alkitab dialihbahasakan ke sejumlah bahasa lokal.

"Penerjemahan Alkitab ke dalam bahasa daerah bertujuan menjaga dan memproteksi bahasa daerah dari ancaman kepunahan," katanya.

Baca juga: Remaja Raja Ampat Dikabarkan Hilang saat Mancing Ditemukan di Perairan Filipina, Begini Kondisinya

Diketahui, Kartidaya bekerja sama dengan Sinode dan Klasis tengah melakukan penerjemahan ke beberapa bahasa yang ada di Raja Ampat, seperti bahasa Ambell, Kawei, Matbat, Tipin, dan Iha. (tribunsorong.com/willem oscar makatita)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved