Jumat, 12 Juni 2026

Hari Hijab Sedunia

Hari Hijab Sedunia: Simbol Identitas Muslimah dan Bentuk Ketaatan

Dalam ajaran Islam, kewajiban menutup aurat telah dijelaskan dalam Surah An-Nur ayat 31, baik bagi laki-laki maupun perempuan. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Aldy Tamnge | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Hari Hijab Sedunia: Simbol Identitas Muslimah dan Bentuk Ketaatan
Dok. Istimewa
ILUSTRASI HIJAB - Ilustrasi hijab yang diambil dari image.app.goo.gi, pada Jumat (31/1/2025). Setiap tanggal 1 Februari, dunia memperingati Hari Hijab Sedunia atau World Hijab Day, itu sebagai bentuk penghormatan dan kampanye solidaritas bagi perempuan Muslim di seluruh dunia. (image.app.goo.gi) 

TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Setiap tanggal 1 Februari, dunia memperingati Hari Hijab Sedunia atau World Hijab Day.

Itu sebagai bentuk penghormatan dan kampanye solidaritas bagi perempuan Muslim di seluruh dunia. 

Baca juga: AHCC Kabupaten Sorong Papua Barat Daya Gelar Donor Dara, Target 100 Kantong Tercapai

Peringatan ini bertujuan meningkatkan kesadaran akan hak Muslimah dalam mengenakan hijab tanpa diskriminasi.

Meskipun hijab merupakan bagian dari identitas seorang Muslimah, polemik mengenai larangan penggunaannya masih terjadi di berbagai negara. 

Baca juga: Palang Kantor Belum Dibuka, Ini Respons Singkat Kepala Kesbangpol Kabupaten Sorong

Alasan yang mendasari larangan tersebut sering kali merugikan perempuan Muslim, terutama dalam dunia kerja.

Dalam ajaran Islam, kewajiban menutup aurat telah dijelaskan dalam Surah An-Nur ayat 31, baik bagi laki-laki maupun perempuan. 

Namun, masih ada sebagian Muslimah yang belum siap berhijab dengan alasan bahwa yang terpenting adalah memiliki hati yang baik.

Baca juga: 2 Hari Kantor Dipalang! Begini Penjelasan Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sorong

Menanggapi hal ini, Ketua Sementara DPRK Sorong, Yuanis Tri Setyo Utami menegaskan, bahwa hijab bukan sekadar pilihan, melainkan bentuk ketaatan terhadap perintah Allah SWT yang tersurat dalam Al-Qur'an.

"Bagi saya, perintah dalam Al-Qur'an itu tidak bisa ditawar. Itu harus dijalani dan ditaati. Sekarang tergantung bagaimana seorang Muslimah memaknai kewajibannya berhijab," ujar Yuanis.

Lebih lanjut, Yuanis menambahkan, bahwa berbagai penelitian dan eksperimen sosial menunjukkan bahwa perempuan berhijab cenderung merasa lebih nyaman dan terlindungi dibandingkan mereka yang tidak mengenakannya.

"Saya tidak bermaksud mendiskriminasi siapapun atau agama manapun. Namun, berbicara dalam konteks Muslimah, banyak kasus yang menunjukkan bahwa mereka yang tidak berhijab lebih rentan mengalami pelecehan," katanya.

Baca juga: TERUNGKAP Otak dari Aksi Pemalangan Kantor Kesbangpol Kabupaten Sorong

Menurutnya, setiap individu memiliki kebebasan dalam menyikapi perintah Allah dalam Al-Qur'an, namun hijab tetap menjadi bagian dari ajaran Islam yang tidak bisa diabaikan.

Pesan di Hari Hijab Sedunia

Dalam peringatan Hari Hijab Sedunia tahun ini, Yuanis mengingatkan bahwa hijab bukan hanya simbol identitas Muslimah, tetapi juga kewajiban yang harus dijalankan dengan penuh kesadaran dan keikhlasan.

Baca juga: Kantor Kesbangpol Kabupaten Sorong Dipalang OTK, Diduga Karena Ini

Ia juga mengutip beberapa ayat dalam Al-Qur'an yang menegaskan kewajiban berhijab, di antaranya Surah Al-Ahzab ayat 59, Surah Al-A’raf ayat 26, dan Surah An-Nur ayat 31.

"Saya bukan ahli agama, tetapi sebagai sesama Muslimah, ini adalah kewajiban saya untuk saling mengingatkan agar kita bisa mendapatkan syafaat di akhirat," ujarnya.

Baca juga: Perbandingan Jumlah Guru dan Sekolah di Kabupaten Sorong, Tahun Ini Ada Tambahan 200 PPPK

Peringatan Hari Hijab Sedunia menjadi momen refleksi bagi Muslimah di seluruh dunia untuk memahami makna hijab lebih dalam, bukan hanya sebagai simbol keislaman, tetapi juga sebagai bentuk ketaatan dan perlindungan bagi diri sendiri. (tribunsorong.com/aldy tamnge)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved