Dewan Pers
Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers Sebut 2 Tantangan Serius Idustri Media
Industri media massa tengah menghadapi tantangan serius dalam era digital saat ini, dua di antaranya harus menjadi perhatian Dewan Pers.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250515_ketua-komisi-digital-dewan-pers-dahlan-dahi.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, JAKARTA - Industri media massa tengah menghadapi tantangan serius dalam era digital saat ini, dua di antaranya harus menjadi perhatian Dewan Pers.
Demikian disampaikan Ketua Komisi Digital dan Sustainability Dewan Pers Dahlan Dahi usai Serah Terima Jabatan (Sertijab) Anggota Dewan Pers 2025-2028 di kantor Dewan Pers, Jakarta, Rabu (14/5/2025).
Baca juga: Presiden Tetapkan Anggota Dewan Pers 2025-2028, CEO Tribun Network Jabat Ketua Komisi Digital
Menurutnya, tantangan pertama adalah disrupsi di industri media yang mengakibatkan gelombang pemutusan hubungan kerja (PHK) di berbagai perusahaan pers.
Kondisi ini tak hanya berdampak pada para pekerja media, tetapi juga mengancam fungsi media dalam menjaga demokrasi.
"Bagaimana mencegah ini, tetapi juga bagaimana media itu mempunyai sustainability, daya tahan untuk jangka panjang supaya dia tetap menjalankan fungsinya sebagai pilar keempat demokrasi," ujar Dahlan kepada Tribunnews.com.
Tantangan kedua, lanjutnya, kemajuan teknologi informasi, termasuk internet dan kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) yang mengubah cara informasi diproses lalu disebarluaskan.
Perubahan ini turut memengaruhi pembentukan opini publik dan menuntut Dewan Pers untuk mampu beradaptasi dalam ekosistem digital yang terus berkembang.
"AI bisa memproses dan mendistribusikan informasi, bagaimana Dewan Pers memosisikan diri dalam ekosistem yang baru ini supaya AI tetap menjalankan fungsinya secara baik dalam pembentukan opini publik dan menjadi pilar keempat demokrasi," kata Dahlan Dahi.
Baca juga: 34 Pantun Hari Kebebasan Pers Sedunia 2025 Penuh Makna, Penghormatan Perjuangan Insan Pers Dunia
Lelaki yang juga menjabat CEO Tribun Network ini menambahkan, dalam rapat koordinasi sebelum Sertijab, dirinya menekankan pentingnya menjaga keberlangsungan media sebagai penjaga informasi dan kontrol sosial dalam masyarakat.
"Jadi kalau media sedang menghadapi masalah, maka salah satu pilar demokrasinya menghadapai masalah," ucap Dahlan. (*)
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Ketua Komisi Digital Dewan Pers Dahlan Dahi: Disrupsi dan AI Jadi Tantangan Serius Industri Media