Berita Jayawijaya
Warga Palang Kantor Distrik Walelagama Jayawijaya, Protes Pengangkatan Plt Tidak Sesuai Usulan
Sejumlah warga bersama Tim Kemenangan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya melakukan aksi pemalangan Kantor Distrik Walelagama, pada Senin (7/7/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250707_kantor-distrik-jayawijaya.jpg)
TRIBUNSORONG.COM - Sejumlah warga bersama Tim Kemenangan Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya melakukan aksi pemalangan Kantor Distrik Walelagama, pada Senin (7/7/2025).
Baca juga: Pemkab Jayawijaya Letakkan Batu Pertama Pembangunan Gedung Kampus Uniba Papua di Wamena
Aksi ini merupakan bentuk protes atas pengangkatan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Distrik yang dinilai tidak sesuai dengan usulan dari tim pendukung kepala daerah terpilih.
Ketua Tim Kemenangan Murni Distrik Walelagama Melianus Itlay mengungkapkan, bahwa pemalangan telah dilakukan sejak Senin, 30 Juni 2025.
Baca juga: ASN Jayawijaya Protes Pemotongan TPP 30 Persen, Ancam Mogok Kerja
Ia menyebut keputusan pengangkatan PLT yang dilakukan pemerintah daerah sangat mengecewakan.
"Kami melakukan pemalangan karena orang yang diangkat sebagai plt adalah bagian dari tim lawan politik dalam pemilihan bupati dan wakil bupati kemarin. Padahal, kami dari tim pemenang sudah mengusulkan nama lain yang lebih layak. Maka kami menuntut agar SK pengangkatan plt ini segera dibatalkan dan diganti sesuai dengan usulan kami," tegas Melianus.
Lebih lanjut, ia memperingatkan bahwa bila tuntutan mereka tidak direspons, maka pemalangan akan terus berlanjut.
"Jika Bupati dan Wakil Bupati Jayawijaya tidak mengindahkan permintaan kami, maka kantor distrik ini akan terus kami palang selama satu periode, yaitu lima tahun," ancamnya.
Baca juga: Dukung Pendidikan, Pemkab Jayawijaya Siapkan Beasiswa untuk Mahasiswa di Luar dan Dalam Papua
Senada dengan itu, Kepala Suku Walelagama Semi Naierek Naiawolok Itlay menyampaikan bahwa masyarakat yang melakukan aksi adalah mereka yang telah berjuang keras memenangkan pasangan bupati dan wakil bupati saat pilkada lalu.
"Orang yang diangkat jadi PLT ini adalah bagian dari pihak yang berseberangan secara politik. Maka kami tidak terima dan menuntut agar SK itu dibatalkan. Harus diganti dengan orang yang kami usulkan dan yang memang berjasa dalam perjuangan politik kemarin," tuturnya.
Baca juga: Warga Sentani Geger! Anggota DPRD Jayawijaya Berinisial NK Ditemukan Tewas di Hotel
Masyarakat berharap pemerintah daerah segera merespons aspirasi ini demi menjaga stabilitas dan keharmonisan di Distrik Walelagama. (*)