Jumat, 5 Juni 2026

Pemkab Maybrat

Dinas Pendidikan Maybrat Komitmen Berantas Buta Huruf dengan Fokus Calistung dan Budi Pekerti

Dinas Pendidikan Maybrat komitmen perangi angka buta huruf dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Dinas Pendidikan Maybrat Komitmen Berantas Buta Huruf dengan Fokus Calistung dan Budi Pekerti
TRIBUNSORONG.COM/TAUFIK NUHUYANAN
LITERASI - Plt. Kepala Dinas Pendidikan Maybrat, Hendrik Frasawi, usai pembukaan kegiatan Bimtek Kepemimpinan Fungsional bagi para kepala sekolah se-Kabupaten Maybrat, Kamis (7/8/2025). Ia mengakui literasi menjadi tantangan serius di Maybrat. 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dinas Pendidikan Maybrat komitmen perangi angka buta huruf dan meningkatkan kualitas pendidikan dasar. 

Plt. Kepala Dinas Pendidikan Maybrat, Hendrik Frasawi, mengakui literasi menjadi tantangan serius di Maybrat. 

Baca juga: Pemkab Maybrat Gelar Bimtek, Fokus Perkuat Peran Kepala Sekolah sebagai Pemimpin Pendidikan

Pihaknya telah menyusun metode dan skema kampanye literasi, dijalankan konsisten hingga ke wilayah-wilayah terisolir.

Tahun 2026, akan memulai model pendidikan dasar empat fokus utama: membaca, menulis, berhitung (calistung), dan budi pekerti atau kecakapan hidup.

“Kami sudah punya metode,” katanya usai pembukaan kegiatan Bimtek Kepemimpinan Fungsional bagi para kepala sekolah se-Kabupaten Maybrat, Kamis (7/8/2025).

Dinas Pendidikan Maybrat akan mengembangkan sekolah model SD berbasis sains dan teknologi.

Uji coba awal akan dilakukan di tiga lokasi yaitu di Aifat, Ayamaru, dan Aitinyo.

Baca juga: Polantas Maybrat Bagi-bagi Bendera Merah Putih ke Pengendara, Bangkitkan Spirit HUT Ke-80 RI

Pemkab juga akan membentuk pola pendidikan berbasis asrama. 

Dua lokasi asrama akan dipusatkan di Aifat Timur dan Mare.

“Anak-anak yang tinggal di daerah pedalaman akan dikumpulkan dalam pola asrama agar tetap bisa belajar dengan layak,” kata Hendrik.

Ia bilang, pembangunan infrastruktur fisik bukan lagi menjadi prioritas utama pemkab. 

Fokus peningkatan mutu pendidikan, penguatan teknologi pembelajaran dan pengadaan tenaga guru melek IPTEK.

“Anak-anak Maybrat harus punya daya saing sama dengan anak-anak di Sorong, Tangerang, atau daerah lain,” katanya.

Baca juga: HUT Ke-80 RI, 12 Kampung Ramaikan Turnamen KNPI Cup I Distrik Aitinyo Utara Maybrat

Menurut Hendrik, dengan pendekatan bertahap, program ini diharapkan tidak hanya berdampak pada penurunan angka buta huruf.

Tetapi juga menciptakan generasi Maybrat cerdas, mandiri, dan siap bersaing di tingkat nasional.

“Kami tidak ingin ikut arus saja tanpa arah. Pendidikan di Maybrat punya fokus jelas, target terukur, dan dampak nyata,” pungkas dia. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved