Minggu, 31 Mei 2026

Sumber Daya Manusia Papua

Daftar 10 Sekolah di Teluk Bintuni Resmi Direvitalisasi Lewat Program High-Tech

Revitalisasi dan digitalisasi sekolah merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo.

Tayang:
zoom-inlihat foto Daftar 10 Sekolah di Teluk Bintuni Resmi Direvitalisasi Lewat Program High-Tech
Tribun Papua Barat
PENDIDIKAN - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti, diwawancarai media di sela acara peresmian 10 sekolah revitalisasi di Teluk Bintuni Papua Barat, Jumat (29/5/2026) 

TRIBUNSORONG.COM - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) RI, Prof. Abdul Mu’ti, meresmikan 10 sekolah di Kabupaten Teluk Bintuni melalui program Presidential High-Tech Classroom (PHTC) bertajuk “Wujudkan Sekolah Asri”, Jumat (26/5).

Adapun 10 sekolah menerima manfaat revitalisasi meliputi SMP Satu Atap Meyerga, SMP Negeri 2 Arandai, SMP Negeri Jagiro, SMP Harmoni School Terpadu, SMA Negeri Babo, TK Pertiwi Parma Baru, SD Negeri 1 Bintuni Timur, SD Negeri 3 Manimeri, SD Negeri Terpadu, serta SMP Negeri 2 Manimeri.

Dalam sambutannya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa revitalisasi dan digitalisasi sekolah merupakan bagian dari program prioritas Presiden Prabowo untuk menghadirkan pendidikan bermutu bagi seluruh masyarakat.

“Revitalisasi dan digitalisasi bukanlah tujuan akhir, tetapi langkah awal untuk memberikan layanan pendidikan yang bermutu untuk semua,” ujarnya.

Baca juga: RESMI Teks Amanat Pembina Upacara Hari Guru Nasional 2024, Pidato Sambutan Mendikdasmen HGN ke-30

Ia menekankan bahwa sekolah harus menjadi rumah kedua bagi anak-anak, dengan lingkungan belajar yang aman, sehat, bersih, nyaman, indah, serta mencerminkan semangat Bhinneka Tunggal Ika.

Peningkatan Kualitas Guru

Selain pembangunan fisik, pemerintah juga memberi perhatian besar pada peningkatan kualitas guru.

Tahun 2026, Kementerian Pendidikan mengalokasikan beasiswa S1/D4 bagi 150 ribu guru yang belum memiliki kualifikasi tersebut.

"Guru yang sudah bergelar S1/D4 dapat mengikuti Pendidikan Profesi Guru (PPG) dan memperoleh tunjangan sertifikasi," kata Abdul Mu'ti.

Berbagai pelatihan juga disiapkan, mulai dari pembelajaran mendalam, bimbingan konseling, STEM, hingga bahasa Inggris.

"Mulai 2027, Bahasa Inggris akan menjadi mata pelajaran wajib sejak kelas 3 SD," terangnya.

Penguatan Karakter

Abdul Mu’ti turut memaparkan program penguatan karakter melalui “7 Kebiasaan Indonesia Hebat”, salah satunya “Pagi Ceria” yang meliputi menyanyikan Indonesia Raya, senam Anak Indonesia Hebat, dan doa bersama sebelum belajar.

“Anak-anak harus belajar dengan gembira, penuh makna, dan menyenangkan. Guru bukan hanya penyampai ilmu, tetapi juga teladan dalam membangun karakter dan peradaban bangsa,” tegasnya.

Ia juga menjelaskan bahwa secara nasional, pemerintah telah merevitalisasi 16.167 sekolah pada 2026.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved