Arti Kata

Apa Arti Kata Sengkuni? Sosok Pewayangan yang Viral Dibahas Dalam Politik, Begini Sifat Aslinya

Berikut arti kata Sengkuni, sosok dalam pewayangan yang viral dibahas dalam politik, begini sifat aslinya. 

|
Editor: Intan
Istimewa
Sosok Sengkuni, viral dibahas saat pemilu, begini karakter aslinya. 

TRIBUNSORONG.COM - Berikut penjelasan terkait Sengkuni, sosok viral yang kerap dibahas saat politik tengah memanas.

Sengkuni baru-baru ini viral di media sosial seiring dengan proses pemilu 2024.

Sengkuni dalam pewayangan dikenal sebagai karakternya yang jahat, licik, gemar melakukan adu domba, dan haus akan kekuasaan.

Lantas seperti apa karatker asli Sengkuni? Seperti apa lantar belakangnya hingga membuat sosoknya menjadi licik dan haus kekuasaan?

Layaknya hukum alam, seperti apa kematian Sengkuni yang kerap melakukan adu domba dan haus kekuasaan?

Baca juga: Apa Arti Kata Omon-omon? Istilah yang Diucapkan Prabowo Subianto di Debat Capres 2024

Pertama, akan dibahas tentang apa itu sengkuni dalam bahasa gaul dan arti kata sengkuni dalam bahasa gaul .

Sengkuni yang sedang viral di media sosial digunakan sebagai bahasa gaul, berikut penjelasan apa itu sengkuni dalam bahasa gaul dan arti kata sengkuni dalam bahasa gaul .

Sejalan dengan sifat Sengkuni , maka apa itu sengkuni dalam bahasa gaul dan arti kata sengkuni dalam bahasa gaul adalah julukan untuk orang yang suka mengadu domba atau licik dan jahat serta haus kekuasaan.

Kedua, akan dibahas sengkuni wayang dan sengkuni Mahabharata .

Sengkuni wayang adalah tokoh wayang yang sangat populer di kalangan masyarakat dan wiracarita Mahabhrata adalah Trigantalpati, seorang tokoh elite Astina di pemerintahan Kurawa yang dikenal sebagai Sengkuni .

Sengkuni adalah saudara kandung dari Permaisuri Gandari yang merupakan istri dari Destarata (Raja negara Astina) dan ibu dari Duryudana.

Sosok dan sifat Sengkuni dikenal jahat, suka mengadu domba, dan selalu menghalalkan segala cara dalam mendapatkan keinginannya.

Kisah kejahatan politik Sengkuni bermula ketika kakaknya, Dewi Gandari yang dikenal kejam, bengis dan pendendam meminta bantuannya untuk mencari cara supaya anaknya Duryudana (anak sulung dari 100 bersaudara) menjadi raja Astina yang pada masa itu masih dipimpin Pandu Dewanata (adik dari Destarata).

Baca juga: Apa Arti Kata Intimate Relationship? Istilah Viral di TikTok hingga Twitter Bahas soal Relasi Dewasa

Dalam kisah pewayangan, Pandu Dewanata terlibat dalam perang melawan muridnya sendiri Prabu Tremboko dan berakhir dengan kematian keduanya.

Tragedi berdarah ini terjadi akibat politik adu domba Sengkuni untuk merebut tampuk kekuasaan dari Pandu.

Halaman
123
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved