Sumber Daya Manusia Sorong Selatan
8 Puskesmas di Sorong Selatan segera Miliki Dokter Umum
Dari sekitar 18 puskesmas yang tersebar di wilayah tersebut, delapan di antaranya belum memiliki dokter umum.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260214_dojsbjaerpnbeh.jpg)
Ringkasan Berita:
- Petronela Krenak menyatakan kebanggaannya atas lahirnya dokter-dokter asal Sorong Selatan yang dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kesehatan di daerah tersebut.
- Ia mengungkapkan, Kabupaten Sorong Selatan masih kekurangan dokter di sejumlah fasilitas layanan kesehatan.
- Dari sekitar 18 puskesmas yang tersebar di wilayah tersebut, delapan di antaranya belum memiliki dokter umum.
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Petronela Krenak menyatakan kebanggaannya atas lahirnya dokter-dokter asal Sorong Selatan yang dinilai menjadi jawaban atas kebutuhan tenaga kesehatan di daerah tersebut.
Pernyataan itu disampaikan usai menghadiri pengambilan sumpah dokter di Gedung L Jitmau, Kota Sorong, Sabtu (14/2/2026).
“Hari ini kami sangat membutuhkan dokter untuk memenuhi kebutuhan pelayanan kesehatan di wilayah kami,” ujar Petronela.
Baca juga: Formasi Lengkap Plt Pilihan Bupati Sorong Selatan: Kepala BKPSDM Dijabat Eks Kepala Distrik
Ia mengungkapkan, Kabupaten Sorong Selatan masih kekurangan dokter di sejumlah fasilitas layanan kesehatan.
Dari sekitar 18 puskesmas yang tersebar di wilayah tersebut, delapan di antaranya belum memiliki dokter umum.
Dalam kesempatan itu, Petronela menyebut terdapat empat dokter baru asal Sorong Selatan yang dalam waktu dekat akan dipanggil secara resmi oleh pemerintah daerah.
“Pada tanggal 22 nanti mereka akan menghadap saya sebagai kepala daerah. Saya akan menghadirkan Kepala Dinas Kesehatan serta Direktur Rumah Sakit Sekolah Keyen untuk membahas penempatan empat dokter ini di puskesmas maupun rumah sakit,” jelasnya.
Baca juga: 25 Dokter FK UNIPA Disumpah di Sorong, Siap Mengabdi di Wilayah 3T
Ia menegaskan, keempat dokter tersebut akan langsung ditempatkan untuk mengisi kekosongan tenaga medis, khususnya di wilayah pelayanan dasar yang selama ini mengalami keterbatasan.
“Empat orang ini sudah mengisi empat puskesmas, dan sisanya akan kami tutup secara bertahap. Ini sudah sangat membantu kerja-kerja pemerintah daerah,” katanya.
Petronela juga menegaskan komitmen Pemkab Sorong Selatan dalam memprioritaskan pengembangan sumber daya manusia di sektor kesehatan, termasuk memberikan dukungan pendidikan spesialis bagi dokter asal daerah.
“Tahun ini sudah ada dua dokter dari Sorong Selatan yang masuk pendidikan spesialis sesuai program gubernur. Empat dokter ini juga akan kami prioritaskan ke depan karena mereka adalah anak-anak Sorong Selatan yang akan kembali membangun dan melayani masyarakatnya,” ujarnya.
Baca juga: Perkuat Literasi dan Infrastruktur, Pemkab Sorong Selatan Resmi Miliki Dua Dinas Baru
Menurutnya, alokasi anggaran pendidikan kedokteran akan terus disesuaikan dengan kondisi keuangan daerah, seiring dengan program prioritas lainnya, termasuk implementasi program sekolah gratis.
“Visi misi kami jelas, setiap puskesmas harus ada dokter umum. Karena itu, kami terus membangun kerja sama dengan berbagai universitas untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan di Sorong Selatan,” tandasnya. (tribunsorong.com/ismail saleh)
| Bentengi Tanah Adat, Pemuda Papua Deklarasikan Front Rakyat Domberai Tolak PSN |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Sagitarius, Capricorn, Aquarius, Pisces Minggu 15 Februari 2026: Tak Terbatas |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Leo, Virgo, Libra, Scorpio Minggu 15 Februari 2026: Percaya Diri, Happy |
|
|---|
| Detik-detik Mobil Tangki Pertamina Terperosok di Mariat Gunung Sorong, Sopir Tewas di Tempat |
|
|---|