Film Horor
Film Horor "Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai" Teror dalam Belenggu Sejarah
Film horor terbaru "Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai" kini hadir di bioskop Cinema XXI Ramayana Kota Sorong.
Penulis: Angela Cindy | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20250911_film-horor-menjelang.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Film horor terbaru "Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai" kini hadir di bioskop Cinema XXI Ramayana Kota Sorong.
Film tayang perdana pada 4 September 2025 ini berhasil memikat penonton dengan perpaduan horor, misteri, dan latar belakang sejarah kuat.
Baca juga: Sukses Bikin Penasaran, Film "La Tahzan" Kejutkan Penonton dengan Unsur Mistis
Disutradarai oleh Rapi Films, film berdurasi 102 menit ini mengajak penonton kembali ke era Hindia Belanda tahun 1920.
Kisahnya berfokus pada Giandra (Aditya Zoni), seorang dokter muda lulusan STOVIA, yang tergerak oleh berita di koran tentang seorang gadis bernama Layla (Aisha Kastolan).
Baca juga: Film “Weapons” Bikin Otak Penonton Panas! Ini 3 Komentar yang Bikin Makin Penasaran
Layla, yang dianggap sakit jiwa, dipasung dan dirantai untuk pengobatan mistik oleh seorang dukun.
Praktik ini bertolak belakang dengan pandangan medis modern Giandra.
Ketegangan semakin memuncak saat seorang jurnalis keturunan campuran, Rikke (Aurelia Lourdes), ikut menyoroti kasus ini.
Pertemuan Giandra dengan Layla membuka misteri kelam, sarat teror gaib dan kisah tragis di balik rantai membelenggunya.
Baca juga: Film Sihir Pelakor Tayang, Begini Reaksi Penonton Sorong: Emosi Sampai Ingin Masuk ke Layar
Di Sorong, film ini menjadi salah satu tontonan paling dinanti.
Para penonton memberikan tanggapan positif, seperti yang diungkapkan oleh Nessa Hanoatubun.
"Nuansanya mencekam banget, apalagi waktu adegan Layla dirantai, bikin bulu kuduk berdiri," ujarnya.
Baca juga: Orang Muda Katolik Garap Film "Berani Adalah Cahaya", Terinspirasi Romo Mangun
Sementara itu, mahasiswa bernama Riko menilai film ini berbeda dari film horor lainnya karena memiliki unsur sejarah membuat ceritanya lebih berbobot.
"Ceritanya ada sejarahnya, jadi lebih kuat. Bukan sekadar jumpscare," kata Riko.
Baca juga: Apa Arti Kata Popo Siroyo? Istilah Viral Ramai di Medsos, Bahasa Gaul Muncul dari Film Tahun 2024
Dengan alur cerita unik dan efek kejutan mencekam, "Menjelang Magrib 2: Wanita yang Dirantai" berhasil memberikan pengalaman sinematik berbeda, membuat penonton di Sorong pulang dengan perasaan merinding sekaligus penasaran. (tribunsorong.com/angela cindy)