Minggu, 12 April 2026

BBM di Papua Barat Daya

Sidak SPBU di Sorong, Polisi Amankan Motor Bertangki Modifikasi

Polresta Sorong Kota menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Senin (16/3/2026).

Tayang:
Penulis: Safwan | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Sidak SPBU di Sorong, Polisi Amankan Motor Bertangki Modifikasi
TribunSorong.com/Safwan
MAFIA BBM -- Satreskrim Polresta Sorong Kota melakukan inspeksi (sidak) di Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Sorong, Papua Barat Daya, Senin (16/3/2026).(tribunsorong.com/safwan) 
Ringkasan Berita:
  • Polresta Sorong Kota menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Senin (16/3/2026).
  • Dalam sidak tersebut, petugas mengamankan sejumlah pengendara yang kedapatan menggunakan tangki modifikasi.
  • Selain itu, ditemukan pula praktik pengisian berulang kali oleh oknum yang sama.
  • Polisi turut membawa petugas SPBU ke markas untuk dimintai keterangan karena diduga melakukan pembiaran terhadap aksi ilegal tersebut.

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Satreskrim Polresta Sorong Kota menggelar inspeksi mendadak (sidak) di sejumlah SPBU di Kota Sorong, Papua Barat Daya, pada Senin (16/3/2026).

Operasi yang dipimpin Kasat Reskrim AKP Afriangga Tan ini bertujuan memberantas mafia bahan bakar minyak (BBM) dan menertibkan kendaraan dengan tangki modifikasi.

Baca juga: Laka Maut Mariat Gunung Sorong: Pertamina Evaluasi Total Prosedur Keamanan Transportir BBM

Dalam sidak tersebut, petugas mengamankan sejumlah pengendara yang kedapatan menggunakan tangki modifikasi.

Selain itu, ditemukan pula praktik pengisian berulang kali oleh oknum yang sama.

Baca juga: Polisi Ungkap Korban Lain dalam Laka Lantas Truk Tangki BBM di Mariat Gunung Sorong

Polisi turut membawa petugas SPBU ke markas untuk dimintai keterangan karena diduga melakukan pembiaran terhadap aksi ilegal tersebut.

"Kami turun langsung karena adanya laporan masyarakat mengenai praktik mafia BBM. Kami ingin memastikan distribusi BBM bersubsidi tepat sasaran, terutama menjelang Idulfitri agar masyarakat merasa nyaman," ujar Afriangga.

Ia menjelaskan, modus yang kerap ditemukan adalah motor bebek standar yang seharusnya berkapasitas 4-5 liter, justru mengisi hingga lebih dari 10 liter.

Selain itu, banyak motor kopling yang tangkinya diperbesar atau ditambah tangki rakitan di luar standar pabrikan.

Baca juga: Selama Antrean di SPBU Ternyata Stok BBM Aman, Pertamina Perketat Pengawasan 

Meski ditemukan praktik kecurangan, pihak kepolisian memastikan stok BBM di wilayah Sorong tetap aman berdasarkan koordinasi dengan PT Pertamina.

Polisi menegaskan akan mengambil tindakan tegas terhadap segala bentuk penyalahgunaan BBM bersubsidi yang merugikan masyarakat luas. (tribunsorong.com/safwan ashari)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved