Ramadan 2026
Hari Ini Malam ke 27 Ramadan 1447 H, Bacaan Doa Lailatul Qadar, Lengkap Daftar Amalan Sunnah Mulia
Malam ini malam ganjil 27 Ramadan, berikut bacaan doa lailatul qadar dalam tulusan Arab, latin dan arti, lengkap rekomendasi amalan mulia.
Penulis: Triroessita Pertiwi | Editor: Intan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20240204_Malam-Lailatul-Qadar.jpg)
TRIBUNSORONG.COM - Berikut bacaan doa lailatul qadar dalam tulusan Arab, latin dan arti. Rekomendasi amalan mulia yang dapat dilakukan.
Malam lailatul qadar menjadi momen paling ditunggu oleh umat muslim selama buan Ramadan.
Kebaikan Lailatul qadar lebih baik dari seribu bulan.
Lailatul Qadar dicari pada 10 malam terakhir bulan Ramadan, khususnya pada malam-malam ganjil.
Baca juga: Apa Arti Kata Lailatul Qadar? Malam Spesial di 10 Hari Terakhir Bulan Ramadan 1447 H / 2026
Lantas, kapan lailatur qadar Ramadan 1447 H /2026?
Mengingat adanya sedikit perbedaan penetapan awal Ramadan antara Pemerintah/NU dan Muhammadiyah, berikut adalah estimasi jadwal malam ke 21 Ramadan 1447 H / 2026.
Berdasarkan Maklumat Muhammadiyah yang menetapkan 1 Ramadan pada 18 Februari 2026, jadwalnya malam ke 21 Ramadan jatuh pada Senin malam, 9 Maret 2026.
Sementara berdasarkan penetapan 1 Ramadan 1447 H versi pemerintah dan NU yang jatuh pada 19 Februari 2026, maka malam ke 21 jatuh pada Selasa malam, 10 Maret 2026.
Untuk itu, umat muslim sudah dapat melaksanakan iktikaf di 10 malam hari terakhir bulan Ramadan mulai Selasa malam, 10 Maret 2026.
Sementara, malam-malam ganjil pada sepuluh hari terakhir Ramadan 1447 H / 2026 adalah:
21 Ramadan: Selasa, 10 Maret 2026 malam
23 Ramadan: Kamis, 12 Maret 2026 malam
25 Ramadan: Sabtu, 14 Maret 2026 malam
27 Ramadan: Senin, 16 Maret 2026 malam
29 Ramadan: Rabu, 18 Maret 2026 malam
Berbagai cara dapat dilakukan untuk menyambut dan menyemarakkan lailatul qadar, salah satunya dengan sering-sering membaca doa lailatul qadar.
اَللَّهُمَّ إِنَّكَ عَفُوٌّ كَرِيمٌ تُحِبُّ اَلْعَفْوَ فَاعْفُ عَنِّي
Allāhumma innaka afuwwun karīmun tuhibbul ‘afwa fa’fu ‘annī (‘annā jika dibaca berjamaah).
Artinya: Ya Allah, sungguh Engkau maha pemaaf yang pemurah. Engkau juga menyukai maaf. Oleh karena itu, maafkanlah aku (maafkanlah kami).