Jumat, 8 Mei 2026

DPD RI Dapil Papua Barat Daya

DPD RI Dorong Petani Milenial Sorong Sukseskan Program Jagung Nasional

Mamberob menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang telah dicanangkan sejak tahun lalu.

Tayang:
zoom-inlihat foto DPD RI Dorong Petani Milenial Sorong Sukseskan Program Jagung Nasional
TribunSorong.com/Taufik Nuhuyanan
APRESIASI DAN CATATAN - Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat Daya Mamberob Y Rumakiek mengapresiasi sekaligus memberi sejumlah catatan kepada Gubernur Elisa Kambu dan Wakil Ahmad Nausrau pada satu tahun kepemimpinan, Minggu (22/2/2026). 

TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Anggota DPD RI asal Daerah Pemilihan (Dapil) Papua Barat Daya Mamberob Rumakiek mendorong penuh implementasi program nasional penanaman jagung guna memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Program strategis ini rencananya akan dikolaborasikan dengan para petani milenial di Kabupaten Sorong, dengan dukungan penuh dari pemerintah daerah dan Kementerian Pertanian. 

Baca juga: Senator Mamberob Rumakiek Serap Aspirasi Petani Milenial Sorong Sambil Buka Puasa Bersama

Mamberob menjelaskan bahwa inisiatif ini merupakan bagian dari kebijakan nasional yang telah dicanangkan sejak tahun lalu.

“Program ini sudah kita mulai sejak September tahun lalu. Saat ini kami terus berkoordinasi dengan petani milenial dan pemerintah daerah, terutama terkait kesiapan lahan, bibit, dan tenaga kerja,” ujar Mamberob di Kota Sorong, Selasa (24/3/2026).

Menurutnya, DPD RI bersama Menteri Pertanian sebelumnya telah meluncurkan gerakan tanam jagung serentak di seluruh Indonesia sebagai langkah konkret menjaga stabilitas pangan nasional. 

Namun, dalam implementasinya di lapangan, ketersediaan lahan yang ideal menjadi tantangan utama.

Baca juga: Hadir di Dies Natalis Ke-76 GMKI, Mamberob Rumakiek: Saya Ada karena Organisasi Ini

Mamberob menekankan pentingnya lahan minimal seluas lima hektare dalam satu hamparan guna mendukung efisiensi alat pertanian seperti traktor. 

"Kalau lahannya terpencar, biaya operasional akan meningkat. Kami sedang mencari solusi agar lahan bisa terkonsolidasi dengan baik," tambahnya.

Baca juga: Anggota DPD RI Mamberob Rumakiek Ajak Masyarakat Papua Barat Daya Dukung Pemerintah

Selain masalah teknis, kepastian harga jual menjadi perhatian serius.

Pemerintah berkomitmen melakukan intervensi melalui bantuan bibit serta menjamin penyerapan hasil panen oleh Bulog. Hal ini dilakukan agar para petani memiliki kepastian pasar yang jelas.

Baca juga: Senator Mamberob Rumakiek Tegaskan Komitmen Majukan Olahraga Papua Barat Daya

Mamberob menegaskan bahwa program ini harus memberikan keuntungan finansial yang lebih besar dibandingkan usaha tani konvensional.

“Jika ingin mengalihkan petani ke komoditas jagung, maka pendapatan mereka harus lebih baik. Ini yang sedang kami hitung bersama, agar program ini benar-benar memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan petani,” tutupnya. (tribunsorong.com/taufik nuhuyanan)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved