Hari Raya Waisak 2026
Jelang Puncak Waisak, Panitia Gelar Donor Darah dan Pawai Budaya
Panitia juga akan menggelar karya bakti di Taman Makam Pahlawan serta pawai budaya di kawasan Alun-Alun Aimasana.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260424_DOnor-gf.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Dalam rangka memperingati Hari Raya Waisak 2570 TB tahun 2026, panitia Waisak bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Sorong menggelar kegiatan donor darah di Vihara Buddha Jayanti, Jumat (24/4/2026).
Kegiatan ini menjadi wujud nyata kepedulian dan solidaritas kemanusiaan, sekaligus implementasi nilai-nilai luhur Waisak seperti kasih sayang, pengorbanan, dan kepedulian terhadap sesama.
Baca juga: Perayaan Tri Suci Waisak 2025: Cahaya Kedamaian dan Kebijaksanaan Terpancar dari Papua Barat Daya
Perwakilan panitia Waisak Buntoro mengatakan, bahwa donor darah merupakan bagian dari rangkaian perayaan Waisak 2570 TB/2026 di Papua Barat Daya.
Selain itu, panitia juga akan menggelar karya bakti di Taman Makam Pahlawan serta pawai budaya di kawasan Alun-Alun Aimasana.
“Puncak perayaan Waisak akan dilaksanakan pada 31 Mei 2026. Seluruh rangkaian kegiatan ini bertujuan menebarkan cinta kasih tanpa memandang suku, ras, dan agama,” ujarnya.
Peserta donor darah berasal dari berbagai unsur, termasuk TNI Angkatan Darat, Angkatan Laut, Marinir, serta personel kepolisian.
Panitia menargetkan jumlah kantong darah tahun ini melampaui capaian tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari 140 kantong.
Dewan Kehormatan PMI Kota Sorong Jemima Elisabeth Lobat menyatakan bahwa setetes darah yang didonorkan memiliki arti besar bagi masyarakat dan dapat menyelamatkan nyawa.
“Donor darah bukan hanya bantuan medis, tetapi juga simbol cinta kasih dan solidaritas kemanusiaan,” katanya.
Baca juga: 40 Twibbon Hari Raya Waisak 2025 Desain Menarik Penuh Makna, Cocok Dibagikan di IG Story hingga WA
Ia menambahkan, kegiatan donor darah merupakan gerakan kemanusiaan yang berdampak besar, khususnya dalam menjaga ketersediaan stok darah bagi pelayanan kesehatan.
“Melalui kegiatan ini, kami ingin membangun budaya kepedulian di tengah masyarakat sekaligus memperkuat semangat persaudaraan di Kota Sorong yang majemuk,” ujarnya.
Ia juga mengapresiasi seluruh pihak, termasuk lintas agama, instansi, dan masyarakat yang telah berpartisipasi menyukseskan kegiatan tersebut.
Baca juga: Mengenal Sejarah dan Perayaan Waisak di Indonesia, Perjalanan Hidup Budha, Tradisi di Banyak Negara
Menurutnya, sinergi yang terbangun menjadi kekuatan penting dalam mendorong gerakan kemanusiaan yang berkelanjutan di Kota Sorong dan Papua Barat Daya.
“Semoga semangat Waisak semakin memperkuat komitmen untuk menebarkan cinta kasih, menjaga persatuan, dan memberikan manfaat nyata bagi sesama,” tutupnya. (tribunsorong.com/ismail saleh)
| Pemerintah Gaspol Bangun Rel Nasional, Wamen ATR/BPN: RTRWN Jadi Fondasi Utama |
|
|---|
| Kota Sorong dan Sorong Selatan Berawan, Simak Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya 24 April 2026 |
|
|---|
| Ada Aquarius, Intip 4 Bintang Punya Sifat Zodiak Paling Cerdas, Jadi Panutan dan Super Solutif |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Leo, Virgo, Libra dan Scorpio Jumat 24 April 2026: Mudah, Senyum Sumringah |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Aries, Taurus, Gemini dan Cancer Jumat 24 April 2026: Jaga Keseimbangan |
|
|---|