Komuni Pertama
Sebanyak 57 Anak di Paroki Santo Arnoldus Janssen Sorong Terima Komuni Pertama
Sebanyak 57 anak di Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu-Sorong terima Komuni Pertama.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260608_Komuni-pertama.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sebanyak 57 anak di Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu-Sorong menerima Sakramen Komuni Pertama.
- Perayaan Ekaristi bertepatan dengan Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus pada Minggu, 7 Juni 2026.
- Upacara dipimpin oleh Pater Kristianus Bidi dan Pater Krispianus Panda Lewa di beberapa lokasi stasi.
- Pastor menekankan pentingnya menjaga kesucian hati dan menghayati kehadiran Kristus dalam Ekaristi.
- Acara berlangsung sakral dan diakhiri dengan sesi foto bersama serta ramah tamah sebagai rasa syukur.
TRIBUNSORONG.COM, SORONG - Sebanyak 57 anak di Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu-Sorong terima Komuni Pertama.
Penerimaan Komuni Pertama ditandai dengan perayaan ekaristi yang bertepatan dengan Hari raya Tubuh dan Darah Kristus, Minggu (7/6/2026).
Khusus di Pusat Paroki, perayaan ekaristi penerimaan Komuni Pertama dipimpin Pastor Rekan Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu-Sorong Pater Krspianus Panda Lewa, SVD.
Baca juga: Gereja Katolik di Mimika Ludes Terbakar: Diduga Lilin Lupa Dipadamkan
Sebanyak 44 anak dinyatakan layak dan pantas untuk menerima Komuni Pertama.
Kemudian di Stasi Santo Yosef Freinademetz Malasilen dan Stasi Maria Magdalena Bambu Kuning perayaannya dipimin Pastor Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu-Sorong Pater Kristianus Bidi, SVD.
Di Stasi Santo Yosef Freinademetz Malasilen ada 6 anak menerima Komuni Pertama dan Stasi Maria Magdalena Bambu Kuning ada 7 anak.
Baca juga: Renungan Katolik Selasa 26 Mei 2026: Mengapa Kita Tak Perlu Takut Merugi Saat Melayani Tuhan?
Pastor Paroki Santo Arnoldus Janssen Malanu-Sorong Pater Kristianus Bidi, SVD mengatakan, perayaan ekaristi ini menjadi momen yang sangat istimewa bagi umat khususnya bagi 57 anak yang secara resmi menerima Sakramen Mahakudus (Komuni Pertama).
Ia mengingatkan umat akan pentingnya menghayati kehadiran nyata Kristus dalam Ekaristi.
Hari Raya Tubuh dan Darah Kristus bukan sekadar rutinitas liturgis, melainkan momen untuk mempertebal iman dan kasih kepada sesama, sebagaimana Kristus yang telah menyerahkan diri-Nya bagi umat manusia.
Secara khusus, Pater Kris sapaan akrabnya memberikan pesan mendalam kepada anak yang menerima Komuni Pertama agar senantiasa menjaga kesucian hati dan setia menyambut Yesus dalam hidup mereka sehari-hari.
"Menerima Komuni Pertama adalah langkah awal bagi anak-anak kita untuk semakin menyatu dengan Kristus. Semoga sakramen ini menjadi kekuatan iman bagi mereka untuk tumbuh menjadi pribadi yang penuh kasih," katanya.
Baca juga: Renungan Katolik Senin 25 Mei 2026: Tetap Setia di Bawah Kaki Salib Saat Badai Kehidupan Menerpa
Suasana haru dan bahagia tampak jelas saat anak-anak, yang didampingi oleh orang tua masing-masing, maju ke altar dengan pakaian serba putih, simbol kesucian.
Satu per satu dari mereka menerima Tubuh dan Darah Kristus untuk pertama kalinya dengan penuh hormat.
Prosesi penerimaan komuni pertama ini berjalan dengan lancar dan sakral, diiringi oleh nyanyian pujian yang anggun dari koor, menambah kekhusyukan seluruh umat yang hadir memadati gereja.
Baca juga: Renungan Katolik Sabtu 23 Mei 2026: Menghadirkan Kasih Tuhan Melalui Tugas dan Pelayanan Sehari-hari
Perayaan Ekaristi diakhiri dengan berkat penutup dan sesi foto bersama antara Pater Paroki, anak-anak penerima Komuni Pertama, pengurus stasi, sekretaris dewan paroki, suster serta para orang tua.
Acara kemudian dilanjutkan dengan ramah tamah sederhana sebagai bentuk rasa syukur atas berkat melimpah yang diterima. (tribunsorong.com/petrus bolly lamak)
Komuni Pertama
Paroki Santo Arnoldus Janssen
Krispianus Panda Lewa
Kristianus Bidi
Stasi Santo Yosef Freinademetz Malasilen
Stasi Maria Magdalena Bambu Kuning
Kristus
| Dukung Pembangunan Nasional, Politeknik Agraria STPN Cetak SDM Unggul Bidang Tata Ruang |
|
|---|
| Kementerian ATR/BPN Resmikan Kampung Reforma Agraria Clumprit di Pekalongan |
|
|---|
| Menteri ATR/BPN Ungkap Pendaftaran Tanah Wakaf Meningkat hingga 200 Ribu Bidang |
|
|---|
| Sapu Bersih Tanah Wakaf Sebelum 2029, Kementerian ATR/BPN Gandeng Pesantren dan Ormas |
|
|---|
| Lindungi Aset Keagamaan, Kementerian ATR/BPN Dorong Percepatan Sertipikasi Tanah Wakaf |
|
|---|