Gempita Bola Dunia 2026 di Sorong Raya
Pengamat Bola Lokal Puji Duel Prancis vs Senegal: Lebih Seru dan Menarik Dibanding Brasil vs Belanda
Duel Prancis kontra Senegal pada laga pembuka Piala Dunia 2026 berlangsung menarik dan penuh drama.
Penulis: Ismail Saleh | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260617_pengamat-bola-lokal.jpg)
Ringkasan Berita:
- Prancis berhasil mengalahkan Senegal dengan skor 3-1 pada laga pembuka Piala Dunia 2026.
- Kylian Mbappe mencetak dua gol penentu kemenangan bagi tim Les Bleus.
- Pengamat sepak bola Bagas Anafi menilai skuad Prancis sangat lengkap di semua lini.
- Senegal dinilai tampil solid dan berpotensi menjadi tim kejutan di turnamen ini.
TRIBUNSORONG.COM, SORONG – Duel Prancis kontra Senegal pada laga pembuka Piala Dunia 2026 berlangsung menarik dan penuh drama.
Pertandingan yang mempertemukan dua tim dengan karakter berbeda itu berakhir dengan kemenangan Les Bleus 3-1.
Di bawah arahan pelatih Didier Deschamps, Prancis tampil dengan permainan penguasaan bola dan tekanan tinggi.
Sementara Senegal yang dipimpin pelatih Pape Thiaw mampu memberikan perlawanan melalui permainan cepat dan transisi menyerang.
Baca juga: Prancis Hajar Senegal 3-1, Kota Sorong Langsung Membiru Diguncang Konvoi Suporter!
Pengamatan Bola Lokal, Bagas Anafi menilai Senegal menunjukkan kualitas permainan yang cukup baik meski harus mengakui keunggulan Prancis.
“Salah satu pertandingan yang cukup seru di match pertama. Senegal memberikan perlawanan secara permainan. Babak pertama Senegal bermain menekan, sayangnya masih bisa diimbangi Prancis,” ujar Bagas kepada Tribunsorong.com, Rabu (17/6/2026).
Menurutnya, kekuatan Prancis di bawah racikan Deschamps terlihat sangat lengkap di semua lini.
“Kalau saya lihat, skuad Prancis kali ini yang paling komplit dari depan ke belakang. Skor 3-1 memang layak, mengingat Senegal juga punya 46 persen penguasaan bola. Dengan statistik itu membuktikan Senegal juga akan jadi underdog di turnamen kali ini,” katanya.
Bagas menilai duel tersebut menarik karena kedua pelatih menerapkan pendekatan berbeda.
Prancis lebih banyak mengontrol permainan, sedangkan Senegal mengandalkan kecepatan saat melakukan serangan balik.
“Overall ini bagus. Rate pertandingan 8/10, lebih menarik dibanding pertandingan Brasil melawan Belanda sebelumnya,” jelasnya.
Dalam laga tersebut, kedua tim bermain imbang tanpa gol pada babak pertama.
Senegal bahkan sempat membuat Prancis kesulitan dengan tekanan tinggi dan beberapa peluang berbahaya.
Memasuki babak kedua, Prancis mulai meningkatkan intensitas serangan.
| Mengaku Dianiaya dan Diancam Tembak, Ketua Partai Garuda Kota Jayapura Lapor 2 Anggota Polda Papua |
|
|---|
| Jelang Pesparawi Nasional XIV, Kedatangan Kontingen di Manokwari Mulai Meningkat |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Hari Ini Aries, Taurus, Gemini dan Cancer Rabu 17 Juni 2026: Dar Der Dor, Makin Gacor |
|
|---|
| Baznas Sorong Selatan Salurkan 70 Paket Sembako untuk Mustahik di Bulan Muharam |
|
|---|