Senin, 27 April 2026

GKI di Tanah Papua

Ibadah Gabungan HUT Ke-3 GKI Klasis Aitinyo Maybrat, Kobarkan Semangat Pelayanan

Ibadah Gabungan HUT Ke-30 GKI Klasis Aitinyo, Maybrat, Papua Barat Daya diikuti 30 Jemaat Klasis Aitinyo, Jumat (26/9/2025).

Tayang:
Penulis: Yunias Kambuaya | Editor: Jariyanto
zoom-inlihat foto Ibadah Gabungan HUT Ke-3 GKI Klasis Aitinyo Maybrat, Kobarkan Semangat Pelayanan
TRIBUNSORONG.COM/YUNIAS KAMBUAYA
IBADAH GABUNGAN - Ibadah Gabungan HUT Ke-3 GKI Klasis Aitinyo, Maybrat, Papua Barat Daya diikuti 30 Jemaat Klasis Aitinyo, Jumat (26/9/2025). Ibadah yang dipusatkan di Jemaat Alfa Yaksoro. 

TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Ibadah Gabungan HUT Ke-3 GKI Klasis Aitinyo, Maybrat, Papua Barat Daya diikuti 30 Jemaat Klasis Aitinyo, Jumat (26/9/2025).

Ibadah yang dipusatkan di Jemaat Alfa Yaksoro tersebut juga dihadiri perwakilan pejabat Pemkab Maybrat, tokoh-tokoh pendiri klasis, serta perwakilan dedominasi gereja. 

Baca juga: Perbaikan 2 Jembatan di Maybrat Dimulai, Wabup Ajak Masyarakat Berkolaborasi

Wakil Ketua Klasis Aitinyo Ananias Wetaku mengajak jemaat agar meningkatkan pola pelayanan sesuai tema yang HUT yang ditetapkan Sinode  GKI di Tanah Papua, yaitu "Kesehatian". 

"Dalam rangka memeriahkan HUT, jemaat juga menggelar perlombaan-perlombaan," ujarnya.

Sekretaris Klasis Aitinyo Pdt. R.A. Comul menambahkan, semangat pelayanan harus terus ditingkatkan, dimulai dari majelis, pelayan, dan seluruh Jemaat.

Menurutnya, membangun mimpi tidak mudah, butuh jiwa yang besar.

"Mau jadi pendeta mau jadi majelis jemaat, mau jadi pelayan jangan pikir untuk diterima, dihargai, dihormati, tetapi siap dibenci atau ditolak," ucap Pdt. Comul.

Baca juga: Pemkab Maybrat Gelar Pangan Murah Sambut HUT ke-54 GKI Pison Fategomi 

Ia menambahkan, awal pembukaan Klasis Aitinyo terdapat lima pendeta.

Seiring meningkatnya pelayanan, ada penambahan empat orang lagi sehingga total saat ini sembilan pendeta. 

Baca juga: 100 Guru Sekolah Minggu Klasis Ayamaru Ikut Kursus, Bupati Maybrat: Ujung Tombak Gereja

Seusai ibadah, rangkaian acara dilanjutkan penyerahan hadiah juara kepada pemenang lomba-lomba.

Antara lain paduan suara ukulele (PAR), paduan suara dewasa campuran, serta perlombaan lainnya.

Setelah itu ada pemotongan dan jamuan kasih bersama. (tribunsorong.com/yunias kambuaya)

Sumber: TribunSorong
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved