HUT 171 Pekabaran Injil
Hadiri Perayaan GPI Jalan Suci, Bupati Maybrat Tekankan Pentingnya Peran Generasi Muda
Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Suci Ranting IV Yumasess menggelar pawai obor dan ibadah bersama, Jumat (6/2/2026).
Penulis: Yunias Kambuaya | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260207_p21.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Gereja Pekabaran Injil (GPI) Jalan Suci Ranting IV Yumasess menggelar pawai obor dan ibadah bersama, Jumat (6/2/2026).
Kegiatan ini dilaksanakan di GPI Jalan Suci Jemaat Yope Mapura, Distrik Ayamaru Utara Timur, Kabupaten Maybrat.
Baca juga: Sedia Payung, Prakiraan Cuaca Papua Barat Daya Besok Sabtu 7 Februari 2026: Maybrat Hujan Sedang
Acara tersebut dihadiri oleh Bupati Maybrat Karel Murafer, Ketua Seru Babel Kabupaten Maybrat Alex Naa, Kapolsek Ayamaru Utara, Kepala Distrik Ayamaru Utara Timur, serta masyarakat dan tamu undangan lainnya.
Perayaan diawali dengan ibadah bersama yang berlangsung khidmat dan penuh makna.
badah tersebut diikuti oleh delapan jemaat yang tergabung dalam Ranting IV Yumasess, Kabupaten Maybrat.
Bupati Maybrat Karel Murafer mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas terselenggaranya perayaan Regenerasi Pemuda-Pemudi GPI Jalan Suci ke-26 tahun.
Ia menekankan pentingnya peran generasi muda gereja dalam melihat karya Allah serta mempersiapkan masa depan yang cerah di tengah berbagai perubahan zaman.
“Pemerintah dan gereja adalah mitra. Pemerintah dan gereja sama-sama sebagai wakil Allah. Gereja bertugas untuk berdoa dan mewartakan Injil, sementara pemerintah menjalankan tugas pelayanan pemerintahan dan pembangunan,” ujarnya.
Baca juga: Pemkab Maybrat Telat Evaluasi RAP Otsus, Sekda Minta Maaf: Janji Rampung Jumat Ini
Ketua Panitia Yermia Kambuaya menyampaikan bahwa melalui perayaan HUT regenerasi ini, generasi muda GPI diharapkan terus meningkatkan iman dan kepercayaan kepada Tuhan.
“Generasi tubuh Kristus harus bertindak bijak dan penuh hikmat untuk melanjutkan tongkat estafet para penginjil terdahulu serta mempertahankan ajaran-ajaran dalam tubuh Kristus,” katanya.
Selain ibadah, kegiatan juga diisi dengan pawai obor yang dimulai dari Kampung Fraboh, Tomase, Kosah, dan berakhir di Gereja Galatia GPI Mapura.
Yermia Kambuaya menambahkan, suksesnya kegiatan ini merupakan hasil partisipasi kepala kampung, jemaat, dukungan intelektual, serta dukungan penuh dari Pemerintah Kabupaten Maybrat. (tribusorong.com/yunias kambuaya)
| Usai Upacara Adat Suku Moi, Korban Tenggelam Ditemukan 100 Meter dari Muara Kali Warsamson Sorong |
|
|---|
| Tanker Karam di Perarian Pulau Dua Tambrauw, Masyarakat Adat Tuntut Pertanggungjawaban |
|
|---|
| Kasus Perdagangan Orang di Sorong Terungkap: Anak Bawah Umur Dibanderol Rp800 Ribu ke Hidung Belang |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Besok Leo, Virgo, Libra dan Scorpio Sabtu 7 Februari 2026: Happy, Percaya Diri |
|
|---|