Kamis, 11 Juni 2026

Literasi di Tanah Papua

Dongkrak Minat Baca, Pemkab Maybrat Siap Kembangkan Pojok Baca di Kampung-Kampung

Pemkab Maybrat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan budaya literasi. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Dongkrak Minat Baca, Pemkab Maybrat Siap Kembangkan Pojok Baca di Kampung-Kampung
Istrimewa
LITERASI - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan budaya literasi. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Maybrat mengukuhkan Farlien F. Murafer sebagai Bunda Literasi periode 2026–2030
  • Program ini bertujuan memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui budaya literasi
  • Pemerintah Kabupaten Maybrat berkomitmen meningkatkan layanan perpustakaan dan akses baca
  • Kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk mengatasi rendahnya minat baca di Papua Barat Daya

 

TRIBUNSORONG.COM, KUMURKEK - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Maybrat terus memperkuat pembangunan sumber daya manusia melalui pengembangan budaya literasi

Komitmen tersebut ditandai dengan pengukuhan Farlien F. Murafer sebagai Bunda Literasi Kabupaten Maybrat Periode 2026–2030 oleh Bupati Maybrat Karel Murafer di Gedung Samusiret, Kumurkek, Senin (8/6/2026).

Kegiatan dihadiri para pejabat di lingkungan Pemkab Maybrat, pegiat literasi, tokoh agama, tokoh adat, kepala sekolah dasar, serta para pelajar.

Baca juga: Sertijab Pejabat Baru Dinas Ketahanan Pangan Maybrat Gelar, Korneles: Perkuat Kinerja dan Pelayanan

Dinas Perpustakaan dan Kearsipan Provinsi Papua Barat Daya, Irma R Soelaima, menegaskan kesiapan Pemerintah Provinsi Papua Barat Daya untuk berkolaborasi dalam meningkatkan budaya baca masyarakat.

Menurutnya, tingkat kegemaran membaca masyarakat Papua secara umum masih berada di bawah rata-rata nasional. 

Kondisi tersebut dipengaruhi oleh sejumlah tantangan, seperti keterbatasan akses perpustakaan, minimnya koleksi buku, serta keterbatasan jaringan internet di sejumlah wilayah.

“Karena itu diperlukan keterlibatan semua pihak, termasuk masyarakat, untuk bersama-sama membangun budaya membaca yang kuat dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca juga: Dinas Ketahanan Pangan Maybrat Hadirkan Pasar Murah di Halaman GKI Jemaat Pison Fategomi

Bupati Maybrat Karel Murafer menegaskan bahwa literasi merupakan fondasi penting dalam menciptakan sumber daya manusia yang unggul, cerdas, dan berdaya saing.

Ia mengatakan, penguatan budaya membaca telah menjadi bagian dari visi dan misi pembangunan Kabupaten Maybrat, khususnya dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan.

“Keberadaan Bunda Literasi diharapkan mampu menjadi penggerak, motivator, sekaligus teladan dalam menumbuhkan minat baca di lingkungan keluarga, sekolah, dan masyarakat,” kata Karel.

Ia menambahkan, Pemkab Maybrat berkomitmen mendukung pengembangan perpustakaan dan gerakan literasi melalui peningkatan layanan perpustakaan, penyediaan bahan bacaan yang berkualitas, serta berbagai program pembinaan yang mendorong tumbuhnya budaya membaca di seluruh wilayah Maybrat.

Baca juga: Pemkab Maybrat Salurkan Dana Desa Tahap I Senilai Rp40 Miliar

Sementara itu, Bunda Literasi Kabupaten Maybrat Farlien F. Murafer, menekankan pentingnya peran keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk kebiasaan membaca pada anak sejak usia dini.

Menurutnya, budaya literasi harus dimulai dari rumah dengan membiasakan anak berinteraksi dengan buku dan bahan bacaan setiap hari.

“Sebagai Bunda Literasi, saya akan mendorong para orang tua, khususnya para ibu, untuk membiasakan membaca di rumah sebagai langkah awal membangun budaya literasi yang berkelanjutan,” ujarnya.

Sumber: TribunSorong
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved