ATR BPN
Pegawai ATR/BPN Harus Perkuat Peran Komunikasi Publik dan Bijak Bermedsos
Latsar CPNS Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) harus lebih peduli terhadap dinamika informasi informasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20260115_humas-kementerian-atrbpn.jpg)
Ringkasan Berita:
- Latsar CPNS Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) gelombang 3 digelar Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) di Cikeas, Bogor, Jumat (13/02/2026).
- Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian ATR/BPN Bagas Agung Wibowo meminta CPNS lebih peduli terhadap dinamika informasi yang berkembang.
- ASN merupakan representasi institusi dan memiliki tanggung jawab menjaga citra lembaga, baik melalui kinerja maupun sikap di ruang digital.
TRIBUNSORONG.COM, BOGOR - Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) harus lebih peduli terhadap dinamika informasi yang berkembang, serta aktif mendukung komunikasi lembaga.
Pesan itu disampaikan Kepala Bagian Pemberitaan, Media, dan Hubungan Antar Lembaga, Kementerian ATR/BPN Bagas Agung Wibowo saat memberi arahan kepada peserta Peserta Pelatihan Dasar (Latsar) CPNS di gedung Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM), Kementerian ATR/BPN, Cikeas, Bogor, Jawa Barat, Jumat (13/02/2026).
"Jangan sampai orang luar sibuk membicarakan ATR/BPN, sementara yang di dalam justru tidak tahu apa-apa. Semuanya adalah humas bagi lembaga ini," ujar Bagas.
Baca juga: Respons Cepat Aduan Publik, Karo Humas ATR/BPN: Koordinasi dengan Ditjen Teknis Itu Wajib
Menurutnya, setiap Aparatur Sipil Negara (ASN) merupakan representasi institusi dan memiliki tanggung jawab menjaga citra lembaga, baik melalui kinerja maupun sikap di ruang digital.
Terlebih lagi di era keterbukaan informasi seperti saat ini, arus berita bergerak sangat cepat dan membentuk persepsi publik dalam waktu singkat.
Bagas juga mengingatkan pentingnya memahami dan mengikuti informasi resmi kementerian, serta bersikap bijak dalam menggunakan media sosial.
Ia menilai peran ASN tidak hanya terbatas pada tugas teknis, tetapi juga pada kontribusi dalam menyampaikan informasi yang benar kepada masyarakat.
Baca juga: Implementasi Perpres Pengendalian Alih Fungsi Lahan Sawah, Menteri ATR/BPN Beber Peta Kawasan
Citra lembaga dibangun dari pelayanan yang dirasakan langsung oleh masyarakat.
"Kalau pelayanan sudah baik dan sesuai SOP, komunikasi publik juga akan lebih kuat," kata Bagas.
Dalam latsar gelombang 3 ini, Bagas juga mengingatkan bahwa ASN perlu memahami etika komunikasi dan ketentuan layanan informasi publik agar tidak keliru dalam memberikan informasi.
Profesionalisme, integritas, dan kepedulian terhadap lingkungan kerja, menurutnya, menjadi kunci dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap ATR/BPN. (*/tribunsorong.com)