Kamis, 11 Juni 2026

Info Kejadian Nabire

Detik-detik Mobil Meledak di SPBU Oyehe Nabire, Warga Panik dan Berhamburan!

Warga di sekitar SPBU Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah mendadak dibuat geger dan panik bukan main. 

Tayang:
zoom-inlihat foto Detik-detik Mobil Meledak di SPBU Oyehe Nabire, Warga Panik dan Berhamburan!
Tribun Papua
PENYELUNDUP BBM - Polisi mengamankan mobil yang meledak di SPBU Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah/ Doc. Humas Polres Nabire. Diduga menyelundupkan BBM. (Doc. Polres Nabire) 

TRIBUNSORONG.COM - Warga di sekitar SPBU Oyehe, Kabupaten Nabire, Papua Tengah mendadak dibuat geger dan panik bukan main. 

Satu unit mobil dengan nomor polisi PA 1884 KE dilaporkan meledak hebat saat tengah melakukan pengisian Bahan Bakar Minyak (BBM) pada Senin (8/6/2026) sekira pukul 13.00 WIT. 

Insiden mengerikan tersebut langsung memicu kepanikan luar biasa di area pom bensin. 

Kapolres Nabire, AKBP Samuel Tatiratu, membenarkan adanya peristiwa mencekam tersebut. 

Baca juga: Kasus Mafia BBM di Sorong Masuk Tahap P21 dan Seret Tiga Perusahaan

Samuel menceritakan, awalnya kendaraan yang dikemudikan oleh seorang pria tak dikenal itu masuk ke SPBU seperti biasa untuk mengisikan bahan bakar. 

Namun baru sekira lima menit proses pengisian BBM berjalan, petaka itu pun tiba. 

Bagian depan mobil tersebut mendadak meledak dan mengeluarkan kobaran api. 

“Saat pengisian BBM berlangsung, tiba-tiba ada ledakan disertai api dari bagian depan mobil, sehingga petugas yang ada di SPBU langsung berupaya memadamkan api dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR)," ungkap Samuel saat dikonfirmasi, Selasa (9/6/2026). 

Suasana makin tegang saat sejumlah warga yang berada di lokasi langsung berhamburan membantu mendorong mobil yang terbakar itu. 

Baca juga: Tahap II Kasus Mafia BBM Bersubsidi di Sorong, Jaksa Ungkap Peran Sopir Truk

Mobil sengaja dijauhkan ke luar area SPBU agar kobaran api tidak menyambar fasilitas umum dan kendaraan lain di sekitarnya. 

Beruntung, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden menegangkan ini. 

Kendati demikian, kerugian materiel yang diderita akibat kerusakan kendaraan ditaksir menyentuh angka fantastis. 

"Tidak ada korban dalam ledakan yang terjadi, namun kerugian ditaksir mencapai Rp 80 juta,” beber Kapolres. 

Polisi Temukan Belasan Jeriken

Di balik musibah ledakan ini, pihak kepolisian justru berhasil membongkar sebuah kedok kecurangan yang mengejutkan. 

Dari hasil penyelidikan mendalam di TKP, aparat Polres Nabire mengendus adanya indikasi kuat tindakan penimbunan BBM bersubsidi jenis Pertalite. 

Sumber: Tribun Papua
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved