Kabupaten Sorong
Penguatan Pendidikan Vokasi di Sorong, Guru SMK Dapat Pembekalan Digital Intensif
Kegiatan peningkatan kompetensi guru bidang digital creativity dan teaching mastery bagi sekolah penerima bantuan akses internet berakhir.
Penulis: Aldy Tamnge | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20251129_penutupan-kegiatan.jpg)
Ringkasan Berita:
- Sebelumnya pelatihan vokasi hanya difasilitasi lembaga khusus, namun kini melalui kebijakan pemerintah pendidikan vokasi diperkuat di lingkungan SMK.
- Lulusan SMK diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi menjadi tenaga produktif yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga dan daerah.
- Kegiatan tersebut diikuti 70 peserta terdiri dari guru SMK negeri maupun swasta se-Kabupaten Sorong.
TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Kegiatan peningkatan kompetensi guru bidang digital creativity dan teaching mastery bagi sekolah penerima bantuan akses internet berakhir, Jumat (28/11/2025).
Sekretaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sorong Jhon Simaela mengatakan, pelatihan berlangsung dua hari yakni 27-28 November 2025.
Baca juga: Peringati HUT Ke-54 KORPRI, Wakil Bupati Sorong Sutejo Tekankan Semangat Persatuan ASN
Pelatihan fokus pada peningkatan kapasitas guru SMK di Kabupaten Sorong, mendorong guru jadi agen perubahan di sekolah masing-masing.
“Harapannya mereka dibekali pengetahuan sehingga mampu mencetak lulusan mampu menjadi tenaga kerja profesional dan siap bersaing di dunia kerja,” ujarnya kepada TribunSorong.com.
Jhon bilang, sebelumnya pelatihan vokasi hanya difasilitasi lembaga khusus, namun kini melalui kebijakan pemerintah pendidikan vokasi diperkuat di lingkungan SMK.
Tujuaanya agar guru dapat melatih siswa secara lebih aplikatif dan terarah.
Baca juga: 54.379 Jiwa OAP Tinggal di Kabupaten Sorong, Disdukcapil Luncurkan Data Final OAP 2025
Dengan begitu, lanjut dia, lulusan SMK diharapkan tidak hanya siap bekerja, tetapi menjadi tenaga produktif yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi keluarga dan daerah.
Selain pengembangan kompetensi digital, kegiatan ini juga menghadirkan dua narasumber berpengalaman dari Papua Barat dan Balai Penjamin Mutu Pendidikan Potensi Jawa Barat.
“Mereka memberikan banyak pengalaman dan praktik pembelajaran selama dua hari kegiatan berlangsung,” kata Jhon.
Baca juga: PGRI Kabupaten Sorong Dorong Pemerataan Kesejahteraan dan Status Guru Honorer
Ia bilang, kegiatan tersebut diikuti 70 peserta terdiri dari guru SMK negeri maupun swasta se-Kabupaten Sorong.
“Kami berharap ilmu yang diperoleh dapat diimplementasikan dan memberikan dampak nyata bagi siswa di sekolah masing-masing,” pungkasnya. (tribunsorong.com/aldy tamnge)
| HUT Ke-54 KORPRI di Sorong Selatan, Bupati Minta ASN Tidak Lagi Bekerja dengan Pola Lama |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Cinta Hari Ini Sabtu 29 November 2025: Taurus Pupuk Sayang, Sagitarius Harmonis |
|
|---|
| APBD 2026: Fraksi APPSA DPR Kota Sorong Minta Program Seremonial Dipangkas dan Fokus pada Outcome |
|
|---|
| Ramalan Zodiak Karier Hari Ini Sabtu 29 November 2025: Cancer Libra Tertekan, Pisces Diapresiasi |
|
|---|
| 2 Pemain Putra Doom FC Dikirim ke Pasuruan United untuk Tampil di Liga 4 Jawa Timur |
|
|---|