Sabtu, 16 Mei 2026

Kabupaten Sorong

Tingkatkan Kompetensi dan Wawasan, Kepala Sekolah se-Kabupaten Sorong Digembleng 3 Hari

Dispendikbud Kabupaten Sorong menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Tahun 2025.

Tayang:
Penulis: Aldy Tamnge | Editor: Petrus Bolly Lamak
zoom-inlihat foto Tingkatkan Kompetensi dan Wawasan, Kepala Sekolah se-Kabupaten Sorong Digembleng 3 Hari
TribunSorong.com/Aldy Tamnge
KOMPETENSI KEPALA SEKOLAH - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Sorong menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Tahun 2025. Kegiatan tersebut berlangsung selama tiga hari, mulai 2-4 Desember 2025 di Aimas Convention Center (ACC), Jalan Sorong–Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya. 

Ringkasan Berita:
  • Dispendikbud Kabupaten Sorong menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Tahun 2025.
  • Kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan kemampuan para kepala sekolah dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.
  • Revitalisasi sekolah mencakup peningkatan fasilitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar aman dan nyaman. 

TRIBUNSORONG.COM, AIMAS - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispendikbud) Kabupaten Sorong menggelar kegiatan Peningkatan Kompetensi Kepala Sekolah Tahun 2025.

Kegiatan berlangsung tiga hari, mulai 2-4 Desember 2025 di Aimas Convention Center (ACC), Jalan Sorong–Klamono, Kabupaten Sorong, Papua Barat Daya.

Baca juga: 5 Kampung di Kabupaten Sorong Terima Hibah Alat Musik Tradisional untuk Pelestarian Budaya Moi

Sekretaris Dispendikbud Kabupaten Sorong Jhonatan Simaela mengatakan, kegiatan ini bertujuan meningkatkan wawasan dan kemampuan para kepala sekolah dalam menjalankan tugas serta tanggung jawabnya.

Para peserta diharapkan aktif bertanya dan berdiskusi selama kegiatan agar memperoleh pemahaman yang benar dan tidak ragu dalam menjalankan tugas di sekolah.

“Jangan malu bertanya. Kalau ada keraguan, sampaikan agar bisa mendapat pencerahan dan solusi terbaik,” ujarnya.

Menurutnya, tanggung jawab yang diberikan kepada para kepala sekolah bukan menjadi beban, tetapi sebagai kesempatan mengabdi kepada negara dan masyarakat khususnya bidang pendidikan.

Kegiatan ini bertepatan momen Hari Ulang Tahun Ke-80 PGRI, mengusung tema “Guru Sentral, Guru Hebat, Indonesia Kuat.”

Baca juga: Edukasi Berkelanjutan ke Orang Tua dan Pola Asuh Jadi Kunci Penurunan Stunting di Kabupaten Sorong

Arah kebijakan pemerintah saat ini mengarah pada peningkatan kompetensi guru melalui berbagai program, termasuk revitalisasi sekolah.

“Program besar Presiden RI adalah revitalisasi sekolah,” ujarnya.

Revitalisasi sekolah mencakup peningkatan fasilitas pendidikan untuk menciptakan lingkungan belajar aman dan nyaman. 

Baca juga: DPMPTSP Kabupaten Sorong Gelar Bimtek dan Sosialisasi 2 Hari, Fokus Bahas Hal Ini

Mulai dari perbaikan bangunan sekolah hingga peningkatan tata kelola satuan pendidikan.

Selain itu, pemerintah mendorong digitalisasi sekolah supaya sekolah negeri maupun swasta mendapatkan fasilitas pembelajaran berbasis digital.

“Dengan digitalisasi ini, guru dan kepala sekolah tidak lagi kesulitan mengakses materi ataupun menyesuaikan diri dengan perkembangan teknologi pendidikan,” ucapnya.

Baca juga: Pelatihan Matematika Gasing di Kabupaten Sorong Berakhir, Cetak Generasi Unggul dalam Numerasi

Program berikutnya yang sedang disiapkan pemerintah adalah Wajib Belajar 13 Tahun, dari yang sebelumnya hanya 9 tahun kemudian meningkat menjadi 12 tahun.

Menurutnya, pada masa pemerintahan Presiden Prabowo Subianto pendidikan anak usia dini (PAUD/TK) kini diarahkan menjadi bagian dari pendidikan formal dan wajib diikuti sebelum masuk SD.

Sumber: TribunSorong
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

Berita Populer

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved