Organisasi Wanita
6 Organisasi Perempuan Suku Resmi Gabung GOW Sorong Selatan, Ini Daftarnya
Enam organisasi kesukuan di Sorong Selatan resmi bergabung dalam keluarga besar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sorong Selatan.
Penulis: Astri | Editor: Petrus Bolly Lamak
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/sorong/foto/bank/originals/20251210_sdv.jpg)
TRIBUNSORONG.COM, TEMINABUAN - Badan kepengurusan wanita dari enam organisasi kesukuan di Sorong Selatan resmi bergabung dalam keluarga besar Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Sorong Selatan melalui pelantikan di Gedung Wanita, Teminabuan, Selasa (9/12/2025).
Langkah ini menjadi terobosan untuk memperkuat peran perempuan dalam pelestarian budaya serta peningkatan kualitas hidup masyarakat lintas suku.
Baca juga: Minyak Tanah Langka di Teminabuan Sorong Selatan: Antrean Panjang hingga Pelaku UMKM Setop Produksi
Enam organisasi yang dilantik ialah Perempuan Tabi, Keluarga Masyarakat Batak Sorong Selatan (KMBSS), Ikatan Keluarga Maluku (IKEMAL), Kerukunan Keluarga Sulawesi Selatan (KKKSS), Kerukunan Keluarga Sulawesi Tenggara (KKST), dan Maluku Satu Rasa (M1R).
Ketua GOW Sorong Selatan Sipora Hombore mengatakan, bahwa pelibatan organisasi-organisasi tersebut bertujuan memperkuat kelembagaan perempuan berbasis adat dan budaya.
“Perempuan adalah pilar utama pelestarian nilai adat, budaya, moral, dan identitas masyarakat. Bergabungnya enam organisasi ini membangun sinergi antara nilai adat dan semangat pemberdayaan perempuan,” ujarnya.
Baca juga: Agustinus Wamafma Dilantik jadi Pj Sekda Sorong Selatan, Bupati Petronela: Jadilah Dirigen Birokrasi
Menurut Sipora, beberapa organisasi kesukuan sebenarnya sudah memiliki struktur kepengurusan, namun masih terkendala pembiayaan dan kurang memahami tata cara pembentukan organisasi yang sesuai aturan.
Karena itu, GOW hadir sebagai pendamping untuk memastikan tata kelola berjalan baik dan organisasi mampu mandiri.
Pelantikan dilakukan langsung oleh kepala suku dari masing-masing organisasi.
“Kami hanya menjadi saksi, sehingga pengukuhan pengurus tidak hanya sah secara organisasi, tetapi juga diakui menurut tatanan nilai budaya yang mereka anut,” jelasnya.
Sipora berharap, bergabungnya enam organisasi tersebut dapat memperkuat kolaborasi lintas suku dalam isu pemberdayaan perempuan, ketahanan keluarga, dan pelestarian budaya.
GOW juga menargetkan seluruh organisasi kesukuan di Sorong Selatan dapat terdata lengkap tahun depan guna memetakan potensi dan kebutuhan perempuan di tingkat komunitas. (tribunsorong.com/astri)